Story cover for One More Chance by SereinLaco02
One More Chance
  • WpView
    Membaca 280,236
  • WpVote
    Vote 19,529
  • WpPart
    Bab 22
  • WpView
    Membaca 280,236
  • WpVote
    Vote 19,529
  • WpPart
    Bab 22
Bersambung, Awal publikasi Feb 27, 2023
"kenapa kalian menatapku seperti itu?"

"seperti itu bagaimana?" tanya Heeseung dengan sebelah alis terangkat keatas.
raut wajahnya memang terlihat tenang, namun siapa sangka sebuah senyum miring tercetak samar dibelah bibirnya.

"jadi.. Hyung menyukai pelukanku?" tanya Jungwon yang kembali melangkah maju mendekati Jake yang sudah tersudut didinding.

"a-apa? a-aku kan hanya-"

"menyukai tatapanku?" potong Jay yang tentu saja membuat Jake menelan salivanya susah payah.

"i-itu aku hanya mengatakan secara acak! iya acak, kalian kenapa sih?!" seru Jake cepat, bahkan nada suaranya terdengar melengking diakhir.

"Hyung menyukai saat kami memanjakanmu bukan." ujar Niki, yang seketika membuat detak jantung Jake semakin menggila.

"dan cemburu saat kami dekat dengan grup lain." tambah Sunoo.

Jake mengangguk tanpa sadar, namun beberapa detik setelahnya menggeleng kuat.

Sunghoon yang sejak tadi diam melangkah lebih dekat, lantas mengangkat dagu Jake hingga kepalanya terangkat guna menatap wajahnya.

"kau menyukai kami?""

Jake menyingkirkan tangan Sunghoon dari dagunya lantas mendengus sebal.

"tentu saja aku menyukai kalian! kalian kan kel-"

"ok.. jawabanmu kami terima dan kedepannya kau hanya perlu diam dan menikmati." potong Sunghoon diakhiri dengan kecupan singkat dibibir Jake.

yang mana perlakukan tersebut membuat nafas Jake terhenti sesaat dengan fikiran kosong.
terlebih saat Heeseung, Jay, Jungwon, Sunoo dan Niki ikut andil mengecup bibir ranumnya secara bergantian.

"BIBIRKU?!!!!" teriak Jake saat sadar dari keterkejutannya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan One More Chance ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#58yunki
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
SiS S2: Dari Suho Buat Seojun oleh ainahalz
25 bab Lengkap Dewasa
[Book 2] Setelah tiba di rumah Kakeknya di Jepang, Seojun langsung disuguhkan peraturan-peraturan yang harus ia jalani di rumah ini. Bukannya disuruh istirahat malah disuruh dengar omelan Om-nya yang panjang. Kakek dan Om-nya sudah tahu soal kenapa Ayah meminta mereka merawat Seojun. Jelas, Kakek dan Om-nya marah, bisa habis nanti Si Suho kalo dua setan beda umur ini ketemu sama dia. Ah... soal isi flashdisk itu, Seojun pengin buru-buru buka, tapi ceramahan Om-nya belum beres. "Kamu di sini gak bisa nakal, ada Om yang ngawasin, inget! Mata Om di mana-mana, kalo kamu nakal bakalan Om cubit." Seojun bergidig. Cubitan Si Om bukan hanya sekedar cubit, tapi lebih dari itu. Seojun ngeri. Enggak bakal deh dia bandel di sini. Selesai 30 menit dengan obrolan juga kangen-kangenan Kakek dan Om Seojun. Dia akhirnya bisa masuk ke kamar buat istirahat. Tapi bukannya istirahat Seojun malah membuka laptopnya untuk mencari tahu isi flashdisk itu. Bagaimanapun, sejak naik pesawat tadi, penasaran akan isinya, itu yang ada di otak Seojun. Tampilan flashdisk itu saat dibuka di laptop hanya menampilkan dua file. Satu berbentuk video dan yang satunya berupa rekaman suara. Karena di file rekaman suara dinamai 'buka dulu yang ini' akhirnya Seojun membuka file itu. "Hai... Lee Seojun, hehe." "Cih! Dasar!" Seojun enggak bisa enggak buat tersenyum. "Lewat ini, semoga semuanya bisa tersampaikan, harusnya gue ngomong langsung, tapi waktunya udah gak ada lagi." "Jun... lo harus tahu, gue sayang sama lo lebih dari yang lo tahu, lebih dari yang author tahu, dan lebih dari yang pembaca tahu...." "Gue, udah suka sama lo jauh dari sebelum TOD itu."
taruhan ,Heejake oleh byyyyy_30
21 bab Bersambung
( end ) Di sekolah bergengsi Belif High, status sosial adalah segalanya. Lee Heeseung, siswa paling populer dan kapten tim basket, selalu menjadi sorotan. Dengan senyumnya yang memikat dan sikap dingin yang sulit ditembus, Heeseung adalah seseorang yang tampaknya memiliki segalanya-ketampanan, kekayaan, dan kekuasaan. Namun, di balik semua itu, dia menyimpan kekosongan yang tak seorang pun tahu. Jake Sim, siswa baru yang sederhana dan sedikit pemalu, datang ke sekolah itu dengan niat untuk beradaptasi dan menjalani kehidupan yang tenang. Namun, takdir berkata lain ketika dia secara tak sengaja menarik perhatian Heeseung. Semuanya bermula dari taruhan konyol yang dibuat Heeseung bersama teman-temannya-mengencani Jake selama satu bulan untuk membuktikan bahwa dia bisa membuat siapa pun jatuh cinta. Bagi Jake, perhatian Heeseung adalah sesuatu yang tak pernah dia bayangkan. Popularitas yang tiba-tiba membuatnya merasa istimewa, meski di lubuk hatinya, ada rasa ragu. Sementara itu, Heeseung, yang awalnya menganggap hubungan itu sekadar permainan, mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang berbeda pada Jake. Kelembutan dan ketulusan Jake perlahan membuka sisi dirinya yang telah lama ia tutup rapat. Apa yang dimulai sebagai kebohongan perlahan berubah menjadi sesuatu yang nyata. Namun, bagaimana jika kebenaran akhirnya terungkap? Bisakah perasaan yang tulus bertahan di tengah kebohongan, taruhan, dan tekanan yang mengancam mereka berdua? (Jangan terpercaya sama prolog nya soalnya cerita nya amburadul)
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 6
PAWANG SINGA | SUNGJAKE (REVISI) cover
SiS S2: Dari Suho Buat Seojun cover
[ENHYPEN] Captive (Jay bottom) 🔞 cover
Chains of Devotion (WonJay) cover
Happiness || sunsun  cover
taruhan ,Heejake cover

PAWANG SINGA | SUNGJAKE (REVISI)

15 bab Lengkap Dewasa

"daddy.....uwon mau baby cinga nya" pertemuan Sunghoon dan Jake bisa dibilang ketidak sengajaan karena kesalahan singa kecil yang terus menggigiti ujung celana yang Sunghoon kenakan "Ndak,Uwon mau punya mommy benelan uncle,maca temalin Uwon main boya depan lumah teluc ada Uwan yung main boya cama teman temanaa teluc Uwon datangi meleka coalnya daddy cuci motol depan lumah,tan Uwon cerita cama Uwan yung kalo Uwon cudah ada mommy balu tapi tata Uwan yung haluc ada pecta pelni-emm apaya?pelnikahan duyu balu Uwon dapat mommy tapi lumah Uwon adanya pecta ulang tahun buat Uwon,gimana dong?"