Dear K
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 16, 2024
⚠ Rated as 21+ ⚠ (Mention of suicide, sexual, death, etc.) "Sesungguhnya gadis itu telah mati, hanya saja raganya masih setia mencari kebenaran di dunia." Ucap beberapa orang yang sedari dahulu merawatnya. Jika kau tanya runtutan celaka dan kepedihan yang ada di hidupnya, mungkin saja hal tersebut sudah menjadi tumpukan naskah. Atau lebih mungkin menjadi salah satu dari buku tebal yang terpampang di lemari perpustakaan. Hidupnya bebas. Teramat bebas untuk norma dan aturan tak tertulis beserta segala tetek bengeknya. Pada akhirnya, semua hal yang ia dambakan--lelaki itu, tubuhnya--menghantarkan segala luka yang tak kunjung sembuh menuju sebuah kenyamanan palsu dan sialnya terlalu indah untuk ditinggalkan. Pada akhirnya, ia ucapkan selamat datang di terariumnya. Tempat hijau dan sejuk, tempatnya bersembunyi dari segala sakit dan semua ancaman yang ada. Selamat datang di terariumnya, tempat dimana cinta bukan lagi sesuatu yang berharga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Drowning
  • Rainbow Mist ✔️
  • MY PETERPAN ALEN
  • Andira [End]
  • SOUL.MATE = Don't Wanna Be Just Friend
  • 7 Seconds
  • Hadiah Cinta Sepuluh Hari [TELAH TERBIT]
  • Breathe
  • ILUNGA √
  • GREENSTA [END]
Drowning

[M] Pada suatu pagi, Kaivan menemukan dirinya terkapar di tepi hutan belantara tanpa pakaian. Dia linglung, beberapa penduduk yang menemukan dirinya berusaha menolong, tetapi dia malah berteriak ketakutan. Kedua matanya menatap nyalang, sedangkan tubuhnya yang telanjang coba dia bersihkan dengan rumput-rumput yang tumbuh selutut orang dewasa itu. Di usia dua puluh satu tahunnya, Kaivan mendapati dirinya mengalami pelecehan seksual oleh lima orang seniornya di kampus. Namun sebagai lelaki, dia tidak mungkin menceritakan itu pada orang-orang. Masyarakat akan menertawakan dirinya. Tubuh tinggi dan tegap itu diperkosa oleh orang-orang bertubuh jauh lebih mungil darinya adalah sebuah lelucon yang tak akan pernah berhenti di bahas oleh orang-orang. Maka Kaivan memilih untuk memendam semuanya sendirian, hingga akhirnya dia ditemukan oleh sahabatnya dengan kondisi nyaris mengakhiri hidupnya. Lantas di sana kisah Kaivan dimulai, di sebuah dinding putih rumah sakit dengan bau obat yang kelewat menyengat penciuman. Tubuhnya yang teramat dia sayangi tak lagi terurus, Kaivan yang terkenal tampan perlahan menghilang tergantikan oleh depresi yang membuatnya tak mau bertemu orang termasuk sahabatnya. Pada akhirnya Kaivan mengalami PTSD, sehingga dirujuk ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan penanganan profesional. Lantas di sana dia bertemu dengan seorang psikolog, yang entah kenapa malah berhasil membuatnya jatuh cinta. Namun kode etik yang dimiliki memaksa perempuan itu untuk menjauh dan membuat Kaivan kelimpungan. Bagaimana kisah Kaivan selanjutnya? Akankah dia berhasil mengatasi dirinya dan sang pujaan hati?

More details
WpActionLinkContent Guidelines