We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dear K
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 16, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
⚠ Rated as 21+ ⚠ (Mention of suicide, sexual, death, etc.) "Sesungguhnya gadis itu telah mati, hanya saja raganya masih setia mencari kebenaran di dunia." Ucap beberapa orang yang sedari dahulu merawatnya. Jika kau tanya runtutan celaka dan kepedihan yang ada di hidupnya, mungkin saja hal tersebut sudah menjadi tumpukan naskah. Atau lebih mungkin menjadi salah satu dari buku tebal yang terpampang di lemari perpustakaan. Hidupnya bebas. Teramat bebas untuk norma dan aturan tak tertulis beserta segala tetek bengeknya. Pada akhirnya, semua hal yang ia dambakan--lelaki itu, tubuhnya--menghantarkan segala luka yang tak kunjung sembuh menuju sebuah kenyamanan palsu dan sialnya terlalu indah untuk ditinggalkan. Pada akhirnya, ia ucapkan selamat datang di terariumnya. Tempat hijau dan sejuk, tempatnya bersembunyi dari segala sakit dan semua ancaman yang ada. Selamat datang di terariumnya, tempat dimana cinta bukan lagi sesuatu yang berharga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • CLOSER
  • Jah, Beauty Isn't Forever
  • IN HER SILENCE (End)
  • Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur
  • 7 Seconds
  • Drowning
  • ILUNGA √
  • Rainbow Mist ✔️

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines