PSYCHE
  • WpView
    Reads 3,360
  • WpVote
    Votes 384
  • WpPart
    Parts 96
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2026
Orang bilang, ketika bibir tak berkata, maka matalah yang akan berbicara. Namun, tak bisa kuselimutkan pepatah itu padanya. Semakin aku menyelam ke dalam netra cokelatnya, meski aku nyaman, tak secuilpun kutemukan jawaban. Dia dan misteri adalah dua hal yang mengganggu tiap malam. Yang mengusik saat aku sendirian. Yang memunculkan harap pada setiap perjumpaan. Aku ingin menukar tatapan dinginnya dengan kehangatan. Aku ingin mengubah teriakannya menjadi nada penuh kelembutan. Aku ingin bisa melengkungkan bibir yang tak pernah ia hiasi dengan senyuman. Namun, adakah cara untuk menyingkap tirai teka-teki yang ia tempelkan rapat-rapat? Keraguan itu tak henti-henti memelukku, sebab dia selalu menjelma kupu-kupu yang akan menjauh saat aku sentuh. Yang akan mengepakkan sayap begitu sadar aku datang. Apa bisa segala tentangnya aku ketahui meskipun sedikit, sebelum akhirnya aku memutuskan untuk menyerah? *** Start : 28 Febuari 2023 Finish : - Update : Rabu dan Minggu Cover : pinterest Note : Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu
All Rights Reserved
#6
bobrok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • SEGITIGA SEMBARANG [SELESAI]
  • Erlangga
  • SELF LOVE
  • ZHARA NADENRA [END]✓ || Revisi
  • Love Itu SHIT [Revisi Tamat]
  • F A K E ? [End]
  • [END] Blind Rainbow
  • CYRA (COMPLETE)

Livia tak menginginkan Kennard--bad boy paling ia hindari--menjadi saudara tirinya. Namun suatu malam, Livia mengalami peristiwa tak terlupakan bersama Kennard hingga mengubah perasaan keduanya. *** Meski tak memiliki seorang ibu, Livia Rinshi tetap hidup bahagia bersama ayahnya. Saat menginjak usia enam belas tahun, seharusnya Livia lebih berbahagia karena sang ayah menikah lagi. Tapi, tidak! Hidup Livia tak lagi sama ketika Kennard Vicco, bad boy yang paling ia hindari, menjadi saudara tirinya. **** Jantung aku kayak meledak waktu melihat cowok nggak pakai baju tiduran di kasurku. Aku menjerit kuat-kuat sampai Kennard tersentak dan duduk sambil melongo bego. Berkacak pinggang, aku berjalan ke arah ranjang bersprei Hello Kitty. "Ngapain kamu tidur di sini?!" Senyuman Kennard tersungging bikin wajahnya semakin tampan. Tapi, aku nggak pernah tergoda bujukan setan. "Biasa aja kali. Nggak usah ngegas," ujarnya rese. "By the way," Kennard turun dari ranjang dan berdiri di hadapan aku, "Mulai sekarang, lo kudu nurut apa kata gue atau ...." "Ihh ... nggak mau!" tolakku sambil memalingkan muka ke arah jendela, takut khilaf karena ngeliat otot perut Kennard. "Kalo lo nggak mau," Wajah Kennard mendekati aku, "Gue bakal bilang ke Bunda, semalam lo pergi ke mana." Mataku melebar, mulutku terbuka, perutku juga mulas, sementara Kennard menyeringai sadis. Oh, puh-lease! Aku ketahuan si Iblis! #BukanTeenlitBiasa ❤️ Dilarang baca jika kamu lemah iman, tak sanggup menerima ke-uwu-an, atau takut baper yang berkepanjangan. ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines