Kella selalu berfikir kedua orang tuanya adalah orang tua terbaik. Namun, salah. Saat ia bertumbuh besar dan memasuki bangku SMA. Semua berubah, mereka terlalu membanggakan Della. Adiknya. Adiknya yang selalu menjadi prestasi terbaik orang tuanya . Membuat Kella merasa terbuang, Della ini, Della itu. terkadang Kella merasa dirinya tak di harapkan. Namun, Apakah dia tetap terus bersabar dengan pertahanan nya? Yang terkadang meruntuhkannya? WARNING ⚠⚠⚠ Cerita ini mengandung adegan kekerasan, dan kata kata kasar. Mohon pembaca bijak dalam membaca, terimakasih.
Más detalles