Erithir: The Silent War

Erithir: The Silent War

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 17, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Di balik keagungan Tembok Valdren, terdapat peperangan yang lebih dalam daripada sekadar benturan pedang. Perang yang berlangsung dalam kesunyian jiwa. Sebuah perjalanan melawan bayang-bayang ketakutan dan keraguan untuk menemukan jawaban yang hilang. Sesekali Nyanyian Tua bergema di antara celah-celah tembok lalu berbisik dalam keheningan. Perang ini bukanlah perang yang terlihat dengan pedang atau senjata, melainkan perang yang terjadi di dalam pikiran, emosi, dan hati.
All Rights Reserved
#179
bangsawan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Hunter
  • The Heirs of Destiny
  • The Real Prince Xiumin
  • The Miracle Of Crystals
  • Whispers Of The Veiled Dominion 《ON GOING》
  • Crimson Veil
  • CINTA DALAM BAYANG-BAYANG TAHTA
  • Just Imagine
  • Mahkota berdarah dan kutukan cinta

Genre : Action, Adventure, Fantasy Sinopsis : Jaman keemasan adalah zaman yang di balut oleh kemajuan tekhnologi dan perkembangan zaman, semua hal berubah pesat seiring dengan kemajuan sumber daya manusia yang berpola pikir revolusioner. Namun zaman keemasan tak hanya menghadirkan kemajuan dalam Iptek tetapi ketamakan juga meraja lela, para pemimpin-pemimpin dunia mulai mengibarkan bendera perang satu sama lain sehingga menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Professor Duncan seorang Ilmuan Sains hebat di Zaman keemasan, rupanya melihat bahwa manusia sudah keterlaluan, dia pun membuat penemuan-penemuan yang di luar logika. Professor Duncan membuat batu mulia yang mempunyai kekuatan menghidupkan kembali makhluk-makhluk mitologi jaman dahulu yang hanya menjadi legenda. Namun di tengah-tengah penelitian Duncan di bunuh misterius oleh seseorang, batu-batu itu hilang di telan bumi, ada yang mengatakan batu-batu tersebut dicuri, ada juga yang mengatakan kalau b

More details
WpActionLinkContent Guidelines