Samar
  • WpView
    Reads 42,337
  • WpVote
    Votes 3,995
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 23, 2023
Novel sedang proses cetak. Kunjungi Ig: Ado_9027 atau Novelis_ado9027 untuk info lebih lanjut. Edisi exlusive, terbatas. Hanya untuk 22 orang tercepat. Terdapat extra bab yang tidak ada di PLATFORM. *** Jangan coba-coba berani plagiat cerita ini kalau gak mau malu dan nanggung akibatnya. Cerita ini sudah lindungi hukum yang jelas. *** Terlahir dengan julukkan 'pembawa sial' sama sekali tidak pernah diinginkan siapapun, termasuk Zhepyra Hermia (Hera, 22th). Julukkan itu tersemat sejak ibunya meninggal ketika melahirkannya, bukan keinginannya tapi semua orang menyalahkannya, termasuk sang ayah yang harusnya menjadi tempatnya berlindung. Hanya ada satu orang yang menganggapnya ada dan memperlakukannya dengan semestinya, Camelia Dowson, bibinya. Adik bungsu ayahnya, usia mereka hanya terpaut lima tahun. Namun seolah Tuhan ingin menegaskan pada Hera kalau dirinya memang pembawa sial seperti yang orang-orang gaungkan sejak dia lahir. Bibi tercintanya meninggal dalam kecelakaan berkuda saat menolongnya. Julukkan 'pembawa sial' semakin melekat padanya. Orang yang tadinya tidak menganggap begitu akhirnya mau tidak mau mengakui kutukkan tersebut. Sebelum meninggal, Camelia meminta kekasihnya menikahi Hera. Camelia merasa hanya kekasihnya yang bisa melindungi Hera dari kejamnya perlakuan semua orang pada keponakkan tersayangnya itu. Tanpa Camelia tahu bahwa kekasihnya sudah menganggap Hera 'pembawa sial' sama seperti yang lain. Semua itu karena kejadian yang menimpa Camelia. Neraka mengerikan menunggu Hera setelah resmi menikah dengan kekasih bibinya, Andrian Edmund (37th). ** "Biarkan aku mati." Lirih Hera dengan tubuh bergetar hebat. "Kematian enggan menjemputmu," jawab Andrian sambil menyeret Hera kembali kekastilnya. Tubuh Hera bak daging busuk yang menjijikkan. Hera tidak tahu harus memohon pada siapa karena Tuhan-pun enggan menolongnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana Kalbu
  • Waktu Pergi [End]
  • THE NIGHT BETWEEN US [End]
  • Broken Flower ( Spin Off TERJEBAK)
  • The Bodyguard (DIHAPUS UNTUK PROSES PENERBITAN)
  • Backstreet In Office [Tersedia Di NovelLife]
  • Dua Tahun Tersulit [END]
  • Loose Cannon
  • Bima The Arjuna: Ruins of a Hollow Heart
  • Hopeless  ( Biblebuild  ) END
  • YOUNG CEO AND BAD GIRL
  • Marry Your Daughter (Selesai)
  • Air Mata Elara
  • The Unwritten Rule [21+]
  • Arah ✔
  • Peran Ayah Pengganti
  • Kamu

💓 Cerita Ke- 5 Selama ini Daniel Johnson-Culbert menerima nasib sialnya menjadi anak hasil hubungan gelap seorang wanita keturunan bangsawan Inggris dengan seorang profesor sejarah seni. Meski begitu, Daniel tetap dianggap anugerah bagi suami sah ibunya yang tua dan mandul. Pria tua itu mengakui Daniel sebagai anaknya sendiri, pewaris gelarnya. Di tengah desakan sang pria tua untuk segera menikah dan memiliki keturunan penerus gelar, Daniel memutuskan untuk menghadiri pernikahan adik se-ayahnya. Namun, sejak dulu nasib sial adalah teman baiknya. Tanpa sengaja ia menabrak seorang wanita bermulut sampah. Ia tidak menyadari jika di kemudian hari, wanita itulah satu-satunya orang yang bisa mengendalikan nasib sialnya. *** Sebagai seorang yang terlahir di tengah keluarga terhormat, Kania Nataprawira sudah sangat muak dengan segala sesuatu yang membatasi geraknya. Umur hampir 30, mapan, sukses, serta gelar pendidikan yang berjejer, membuat para pria enggan mendekat. Termasuk perjodohan yang selalu dibatalkan sepihak karena masalah usia dan kesuburan akhirnya membuat orang tuanya angkat tangan serta memberikan kebebasan padanya. Meski senang karena terbebas, nyatanya Kania masih merasa terkurung. Hatinya terpenjara sepi. Hingga ia berjanji untuk mengabdikan seluruh dirinya pada seseorang yang bisa membebaskannya dari kehidupannya yang membosankan. Tepat sesaat setelah ia meneriakkan janjinya tanpa sengaja seorang pria menabrak tubuh mungilnya hingga terlempar beberapa meter, segala umpatan kasar, kotor dan tidak pantas lolos dari mulutnya. Untuk pertama kalinya Kania merasa bebas ___________________ Original story by iffahzzhaffi

More details
WpActionLinkContent Guidelines