Red String

Red String

  • WpView
    Reads 859
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 1, 2026
WpInfo
Fiction
Mystery
[Mature] Setiap hari mata biru sejernih lautan memandang merah panas api neraka di bumi dari balik dinding. Suara lolongan manusia meminta tolong terdengar kencang di telinga si wanita berambut emas, namun sunyi di telinga mereka para kaum aristokrat. Mereka yang tidak takut hukuman, karma, bahkan kematian. Menyembunyikan dosa di dalam kabut, mereka menutup rapat peti hukuman. Seorang jenderal, pelukis, pendengar, pembunuh, pelacur, pendendam, dan bangsawan. Berkumpul untuk menjadi pion yang membawa rahasia si mata biru hingga mati. Bergerak sebagai pion, berpikir seperti raja. Menghukum mereka yang tercatat di kertas kematian. Di dunia berdarah ini, yang hanya mengenal penindasan. Seseorang menghancurkan jiwanya untuk melindungi mereka. Pengorbanan tanpa nama untuk tujuannya sebelum ajal menjemput. Menarik semua garis merah, penulis skenario, menebak kemungkinan yang terjadi besok, dia menciptakan revolusi kegelapan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] High School of Mystery: Cinereous Case
  • A Truth Too Late ✅
  • Dinding Sunyi
  • Moncake : Murder in Dreaming (Moncake Prime Cases Batch 1)
  • Who is She? [END]
  • Detective Vina
  • Azka (END)
  • Dormant: No Justice [BL]

[High School of Mystery 3] "Keadilan memang harus ditegakkan. Namun, cara yang ditempuh juga harus sesuai dengan keadilan." Kasus pembunuhan berantai di sekolah mereka belum lama berakhir. Ujian semester ganjil dilaksanakan dengan lancar tanpa ada halangan apapun. Para siswa sekarang bisa bernapas lega. Sekolah mereka aman dari para pembunuh yang mengancam nyawa mereka. Termasuk para anggota tim detektif yang akhirnya bisa belajar untuk menghadapi ujian kelulusan dengan tenang. Namun, para pelaku kriminal selalu mencari kesempatan untuk melakukan kejahatan. Mereka tidak akan pernah menyerah. Semuanya dimulai dari kepala sekolah mereka yang ditemukan tewas kehabisan darah di dalam ruangannya setelah rumor tentang kasus korupsi yang dilakukannya tersebar. Tak lama setelah itu, muncul kembali kasus-kasus serupa yang menimpa para pejabat tinggi yang melakukan tindak pidana korupsi lainnya. Steve, seorang detektif SMA memutuskan untuk membantu kepolisian dalam menyelidiki kasus-kasus itu. Namun, kebingungan sempat menyapa saat semakin lama ia menyadari jika pihak kepolisian secara tidak langsung "mendukung" tindakan pelaku yang seolah memperjuangkan keadilan. Inilah kasus yang akan membuktikan apa arti sebenarnya dari keadilan, siapa yang sebenarnya sedang memperjuangkan keadilan. Kasus yang terjadi ketika warna hitam dan putih bergabung dan sangat sulit dipisahkan. Warna kelabu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines