Cerebretonia

Cerebretonia

  • WpView
    Reads 4,230
  • WpVote
    Votes 2,273
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 25, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"𝐒𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢 𝐛𝐢𝐫𝐮𝐧𝐲𝐚 𝐥𝐚𝐧𝐠𝐢𝐭 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐭𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐦𝐚𝐢" Grazella Vallerie Abiegatha gadis cantik pencinta warna biru, ia sosok pendiam, tertutup, suka menyendiri dan tidak suka keramaian. Mungkin julukan yang cocok untuk dirinya adalah Cerebretonia. Hidup gadis itu berantakan sejak ayahnya pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya, sejak saat itu juga ibunya sering berperilaku kasar padanya. Sikap lembut ibunya dulu kala seakan lenyap begitu saja. Dibentak, dipukul, ditampar, bahkan ditendang merupakan makanan sehari-hari gadis itu. Dunia gadis itu hancur, setelah kehilangan sosok pahlawan dalam hidupnya ia juga harus kehilangan sosok malaikatnya selama ini. Walau dunia gadis itu hancur, namun sebisa mungkin ia untuk tidak terlihat lemah didepan orang lain. Hingga pada fase paling hancur dalam hidupnya ia tidak sengaja bertemu dengan Atheo Zergan Gevano lelaki yang terkenal dingin dan berandal. Akankah pertemuan mereka membuat hidup gadis itu jauh lebih baik atau sebaliknya? °°° ⚠️hasil otak sendiri⚠️ Start ➡️ 2 April 2023 1 in #saya [6 April 2023] 2 in #gue [5 Mei 2023] 1 in #gue [5 Juli 2023]
All Rights Reserved
#34
bengek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • Annoying Girl (Selesai)
  • MY BELOVED STEPBROTHER √proses√
  • GALVINASYA [END]
  • ALVARENDRA (KETUA GENG MOTOR)
  • RANZARES
  • GABRIELLA
  • GALAKSI : SANG PERISAI [END]
  • ABOUT US [COMPLETED]

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines