DENDAM - (HUANG RENJUN)

DENDAM - (HUANG RENJUN)

  • WpView
    Membaca 16
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jun 11, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Berhati hatilah ketika membaca ini kerana memiliki banyak kata kata kasar. Ini cuma kisah dari pikiran dan jangan ambil benar dalam kisah ini. Saya buat kisah ini untuk rekaan semata mata "Berhenti ganggu aku boleh ga sih?!? " Kesal ?? "Biarin saja.. Lagipun saya boring.. Takada kerja selain ganggu kamu" kata ?? ............. "I Love you Y/N" Luah renjun "I Loved You Too" Kata Y/N sebelum pergi dari hadapan Renjun ♡Membunuh ♡Kekasaran ❀Kim Y/N ❀Huang Renjun ❀Kim Minjeong ❀Nami ❀Lee Haechan ❀Lee Jeno PELBAGAI JENIS BAHASA!!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#258
renjun
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • THE ONE [C]
  • SHE IS MRS.ADDYAN (C)
  • 𝐌𝐘 𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑 𝐃𝐀𝐃𝐃𝐘!
  • AEDEN SHAUQEEN [C]: BOOK 1
  • Demi Bahagia Mu
  • BEAUTIFUL IMPERFECTION
  • Our Love Story 💕
  • TI AMO
  • FOREVER MINE | COMPLETE

Warning ❗️ •Typo dan penanda wacana bersepah sebab tak edit lagi. Baca lah dulu yang versi typo ya. Maaf. •Kena baca Eternity Love dulu baru faham jalan cerita ni nanti 😘 •Macam biasa, jangan letak expectation tinggi sebab plot cerita ni cliche sangat 🤭 Dari cinta monyet bertukar jadi cinta pertama. Dia percaya kalau cinta monyetnya itu akan menjadi yang pertama dan terakhir untuknya. Siapa sangka mereka akan bertemu kembali. Adelia mula menunaikan janjinya. " Hai Kekanda, miss me? " - Tengku Adelia Hannani Adelia mula merangka rancangan untuk mengikat kekanda yang dia tunggu selama ini. "Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā'a sabīlā " - Nazeem Zulfaqar Tersentap? Tidak! Adelia, semakin dilarang semakin mendekat. Baginya, sekeras-keras kerak nasi, direndam akan lembut juga. Begitu juga dengan hati kekandanya itu. " Jangan tolak sangat kekanda, takut tersungkur ke hati adinda " - Tengku Adelia Hannani " Ni baju umur 5 tahun ke? Sendat macam nangka busuk. Sakit mata aku tengok. Badan tu kalau cantik nak tayang, tak apa juga " - Nazeem Zulfaqar Sakit mata? Tak ada masalah. Adelia boleh mengubah penampilannya demi kekandanya. " Cantik tak adinda? Elok tertutup dengan telekung ni. Memang confirm tak nampak apa dah. Semua dah tertutup demi kekanda " - Tengku Adelia Hannani Wanita itu, ada saja cara untuk counter balik sehingga Nazeem mati akal. Mampukah Nazeem pertahankan tembok yang dibina untuk menolak Adelia yang agresif mengejarnya itu?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan