Kacang Almond

Kacang Almond

  • WpView
    Reads 8,949
  • WpVote
    Votes 1,188
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 27, 2025
Hazel selalu bekerja keras untuk mendapatkan validasi kejuaraan dari orang-orang sekitarnya, terkhusus ayahnya yang hidup dalam bayang-bayang masa lalu. Segala pencapaian yang gadis itu raih membawa presepsi dalam kepalanya sendiri, bahwa seorang Hazel Nastusha adalah perempuan yang cerdas dan ulet. Hingga di kemudian hari, Hazel dipertemukan dengan Galen, atlet taekwondo yang baru menyelesaikan kegiatan keolahragaannya di asrama ibukota. Bukan main, anak itu berhasil mencuri atensi Hazel akibat kontribusinya dalam pemberdayaan hak-hak anak di daerah miskin sebagai aktivis pendidikan muda. --- Jika suatu saat nanti tersisa serpihan-serpihan abjad yang mengais kalimat tentang seberapa hebat perjalanan yang telah dilalui, bernas binara dari Galene Rajasa yang ambil alih. Buku yang saya tulis ini bukan tentang diri saya sendiri, bukan juga tentangnya yang membawa lebih banyak keberanian dalam hidup saya. Tapi, tentang kita. Tentang kita, para pemuda yang mengejar tujuan tak berarah. published : 10th of July, 2023 finished : 24th of February, 2024 © evocalins, 2023
All Rights Reserved
#57
younjung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • RAQUEENZA
  • Untuk Jiel
  • ABYASA (Completed)
  • 2 WOUNDED SOULS ( ON GOING! )
  • Lumen Spei. [Ongoing]
  • Cahaya Fajar [SELESAI] ✔️
  • Exchange Souls With Villains
  • Halcyon

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines