Epilog Tanpa Prolog

Epilog Tanpa Prolog

  • WpView
    LECTURES 2,942
  • WpVote
    Votes 1,195
  • WpPart
    Chapitres 22
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juin 8, 2025
[DIHARAPKAN SEBELUM BACA WAJIB UNTUK FOLLOW DULU] Kalian pernah menyukai seseorang? Kalian pernah mencintai seseorang secara gila-gilaan? Bagaimana perasaan kalian ketika mengetahui bahwa orang yang kalian suka malah balik mendekati kalian? Senang? Kaget? Tidak menyangka? Bahagia tentunya. Itu yang dirasakan Bulan saat ini. Namun, ia merasa keanehan sebab orang yang mendekatinya ini baru saja putus sebulan lalu. Apa alasannya mendekati Bulan? Mengapa? Jika kalian jadi Bulan bagaimana? Apa akan menerima? Atau menolaknya? "Aku bahagia pernah menjadi bagian cerita dalam hidupmu. Aku juga bahagia pernah menjadi alasanmu tersenyum."_________Bulan _______________________________ Jangan lupa follow Tak kenal maka tak sayangkan? PLAGIAT DILARANG MENDEKAT!⚠️ Mentahan cover : pinterest
Tous Droits Réservés
#115
epilog
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • BULAN [END]
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • •Regan Naura• [ON GOING]
  • Angkasa Zeavarra
  • Mentari Tanpa Sinar
  • I Told the Moon about You
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • goodbye my beloved (Hiatus)
  • BULAN [Selesai]

Menjalin hubungan asmara tak selamanya menyenangkan, itu terbukti ketika Bulan yang pada akhirnya memutuskan untuk menjadi kekasih Angkasa Rajaswara― pria yang paling disegani di SMA Galaksi. Dengan memiliki niat terselubung supaya terlindung dari perundungan teman-teman di sekolah, Bulan malah menerima banyak hal yang tak mengenakkan dari kekasihnya. Bahkan, pria itu memperlakukan Bulan lebih buruk daripada teman-teman di sekolahnya. Selama menjalin kisah asmara dengan Angkasa, yang Bulan terima hanyalah luka dan air mata. "Asa ... aku yakin, suatu saat nanti, ketulusanku akan mencairkan hatimu yang beku." Sampai kemudian ucapan itu terlontar dari bibirnya yang bergetar, Angkasa tersadar jika perlakuannya pada sang kekasih selama ini sangatlah keterlaluan. Lalu apakah Bulan masih bisa memaafkannya setelah semua yang Angkasa lakukan? Luka yang sudah Angkasa torehkan sangatlah dalam. Butuh waktu yang cukup lama untuk menyembuhkan. Walau begitu, bekasnya tak akan pernah bisa hilang. ... [Cerita ini dibuat berdasarkan imajinasi penulis. Tidak bermaksud untuk menyinggung pihak manapun. Bila ada kesamaan nama maupun tempat, itu merupakan ketidaksengajaan. Cerita ini hanya fiktif belaka] DON'T COPY MY STORY!!! Just for fun! Start: Rabu, 02 Februari 2022 All Rights Reserved © Cnt Annabella

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu