Herlin dari Galaksi Puisi

Herlin dari Galaksi Puisi

  • WpView
    Reads 289
  • WpVote
    Votes 205
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 19, 2023
Tentang aku yang selalu belajar menerima dirinya sendiri Ini tentang aku yang menjadikan hidup sebagai keputusan yang paling tepat, agar aku yang biasa saja dapat belajar mencintai banyak hal dari diriku sendiri, serta tentang aku yang belajar banyak mengikhlaskan tanpa adanya terluka lagi. Banyak orang lain ingin menjadi seperti diriku sedangkan aku selalu ingin kabur karena lelah menjadi aku, sungguh tak ada yang lebih indah selain bersyukur telah hidup di dunia yang luas ini. "Bukannya hidup ini harus dinikmati dan disyukuri, singkat saja cintai saja dirimu sendiri". Herlin Setiana, Indonesia.
All Rights Reserved
#87
hebat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka Yang Kucintai
  • Ardan [TERBIT]
  • pengendali hati
  • Shriveled | NOMIN✔️
  • The High Class
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • CLARA
  • After Met Him [END]
  • Mahligai Sunyi

Aku, hidup dengan standar tinggi yang kupasang sendiri. Aku perfeksionis, takut gagal, dan membenci ketidakpastian. Bagiku, jika aku tidak bisa menjadi yang terbaik, maka aku tidak ada artinya. Lalu datang Agra-laki-laki yang terlalu blak-blakan, terlalu berisik, dan tidak ragu membicarakan luka-lukanya di depan orang lain. Aku tidak mengerti bagaimana dia bisa begitu santai menghadapi hidup, sementara aku terus berjuang agar segalanya tampak sempurna. Kami berteman-atau mungkin tidak. Hubungan kami lebih seperti perdebatan tanpa akhir, saling mempertanyakan prinsip hidup satu sama lain. Namun, semakin lama aku sadar, masalahku bukan tentang Agra atau orang lain. Ini tentang aku. Tentang bagaimana aku harus berhenti mengejar kesempurnaan dan mulai menerima bahwa aku manusia yang punya luka. Ketika semua orang berpikir aku akan jatuh cinta, aku justru memilih sesuatu yang lebih berharga-diriku sendiri. Untuk pertama kalinya, aku ingin fokus pada masa depanku, bukan pada cinta yang bisa menahanku dalam lingkaran yang sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines