Sebuah kisah fiksi dalam genre fantasy-romance, tanpa satupun kalimat sakral klasik 'aku mencintaimu' di dalamnya.
Akulah sang kasat mata. Ada, namun seakan tak ada.
Sebuah kisah mengenai bagian tergelap dalam diri ciptaan Tuhan, mereka yang menyembunyikan wajahnya di balik lapisan topeng.
Freya Knight adalah satu-satunya gadis dalam kelompok pemburu iblis dengan spesialisasi pemburu vampir. Masalah datang mengetuk pintunya saat senjata mematikan yang harus dijaganya dicuri darinya pada suatu malam.
Hanya saja tidak berhenti sampai disitu, masalah juga mewujud padanya dalam bentuk sesosok prajurit emas bernama Earl Havens, seorang prajurit malaikat rupawan di bawah kepemimpinan Dewan yang berencana untuk mengaduk-aduk perasaannya dan mempermainkannya seperti boneka.
Belum lagi saudara angkatnya sesama pemburu, Ashton Sevine yang selalu berada di sisinya untuk melindungi dan menyayanginya seperti adiknya sendiri, seiring berjalannya waktu memutuskan untuk menganggapnya lebih dari sekedar saudara.
Kemelut melingkupi saat waktu berlalu dalam putaran lambat dan intensitas perasaannya yang menanjak, Freya Knight menemukan dirinya sendiri terjebak dalam balutan rahasia-rahasia masa lalu, pengendalian diri yang ekstrem, cinta tanpa kata, hasrat tak terbendung, dan pengkhianatan oleh orang yang disayanginya.
Kekuatannya sendiri akan mengejutkannya.
Dan ketika loyalitas dipertanyakan, kematian mungkin tak terhindarkan sebagai bagian dari pengungkapan kebenaran.
Kematian mungkin pengorbanan dalam diam, tapi kebenaran tidak pernah abu-abu.
----------
Catatan dari Penulis:
Mereka yang berpikiran sederhana, tidak disarankan untuk membaca cerita ini.
Bukannya sombong, semata karena plot-nya rumit, penulisnya skeptis, dan karakternya hedonis. Singkatnya, saya merusak total kaidah-kaidah dasar penulisan dan moral, menggantinya dengan versi saya sendiri. Jangan sampai terpengaruh dan jangan menghakimi saya hanya karena tulisan saya :)
Mengisahkan seorang gadis berkacamata yang hidup dalam tekanan dan siksaan. Hari-harinya ia lewati dengan penuh bulian. Tak ada yang menolong! Tak ada yang peduli! Penyiksaan itu bagaikan sebuah pertunjukan yang seru.
Perubahan sedikit demi sedikit mulai terlihat. Hal-hal baru dan aneh mulai ia rasakan. Pujian dan siksaan kembali ia rasakan dalam waktu bersamaan. Apakah ia ditakdirkan untuk terus menderita?
Malam itu puncaknya dimana semua perubahan aneh itu terbentuk seutuhnya. Malam yang tak pernah disangka-sangka akan menjadi malam yang paling bersejarah. Gadis itu muncul dengan penampilan yang sangat berbeda. Berhasil memikat semua mata hanya tertuju padanya.
Siapa sangka jika penampilan memukaunya ternyata memancing keributan. Darah terus menetes dari seluruh tubuh. Aroma darah itu berhasil membangunkan satu makhluk yang selama ini tersembunyi.
Mata coklat indah itu kini berganti dengan sepasang mata merah darah yang menatap tajam. Sepasang gigi taring terlihat mengembul dari atas kedua sisi giginya. Aura kematian mulai mengelilingi tempat itu.
Gadis lemah itu kini seutuhnya berubah menjadi Vampire!
Misi demi misi harus kembali ia selesaikan. Kunci kejayaan kaum Vampire ada ditangannya.
Ia yang semula mengira dirinya hanya ditakdirkan untuk menjadi seorang gadis cupu yang lemah tapi ternyata garis takdir kehidupan nya yang sebenarnya adalah menjadi~~
Queen Vampire Immortal.