Story cover for AURA by rr44md
AURA
  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Mar 03, 2023
Pernah merasakan jatuh cinta yang pemiliknya tak juga membalas? 
Pernah terbang lalu dijatuhkan?
Pernah berharap lalu harapan itu dipatahkan?

Sakit memang. 


Aura Ananta. Seorang gadis cantik yang sedari SMP sangat mengagumi kk kelasnya. Tetapi dia tidak pernah dianggap ada ataupun mungkin kk kelasnya itu tidak mengenali dirinya.


dia, Leo Dewangga Bimantara. Cowok tampan dan cuek yang sangat disegani para wanita, cowok cold, tinggi, dan mempunyai lesung di pipinya yang menambah kesan ketampanannya.


Namun, setelah kelulusan itu, Aura tidak pernah melihat Leo dan tidak tau dia melanjutkan sekolahnya dimana.


Akankah Aura menemukan cinta pada masa SMP nya?
Atau mungkin menemukan seseorang yang baru?
All Rights Reserved
Sign up to add AURA to your library and receive updates
or
#112kepastian
Content Guidelines
You may also like
Felicity [On Going] by ayudiantta
12 parts Complete
BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest
Because ILY [Completed] by RikaAnanda786
51 parts Complete
Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa
CINTA DALAM KELABU  by retput20800
38 parts Complete
Ini tentang Aqiila dan Aqeela, sodara kembar yang selalu diterjang oleh masalah, mulai dari masalah percintaan, keluarga, dan persahabatan. Bahkan hubungan persaudaraan mereka yang tadinya baik baik saja ikut merengang. **** "Jangan nangis, gue tau elo kuat! " bisik pria itu yang membuat Aqiila membuka matanya "Rayen.. " lirihnya Ya, dia adalah Rayen, seseorang yang Tuhan kirimkan untuk selalu menjaga dirinya, Rayen itu seperti kesatria menurut Aqiila, selalu melindungi dirinya, dimanapun itu. "Mulai sekarang elo jauhin Rayen, atau gue akan buat tante Adel dalam bahaya!" Bruk... Mengingat ancaman Aulia, segera Aqiila mendorong Rayen. Apalagi melihat Aulia yang menatapnya tajam. "Qil, elo kenapa sih? " bingung Rayen "Jangan pernah gangu hidup gue! Jangan pernah tolongin gue, mau gue dalam bahaya sekalipun jangan pernah tunjukkan muka elo didepan gue! " tegas Aqiila Rayen sedikit mendekat namun Aqiila menahan dirinya. Aqiila menangis, "Hiks..Hiks..PLIS JANGAN GANGU HIDUP GUE!! BERAPA KALI SIH GUE HARUS BILANG KE ELO, KALO GUE ITU BENCI SAMA ELO!! LEBIH BAIK ELO URUSIN TUH CEWEK ELO!! " Sentak Aqiila yang kini berlari keluar **** "Hiks.. Hiks.. Kenapa sih semua orang ninggalin aku? Apa salah aku? Hiks.. Hiks.. " tanya Aqeela "Banyak! bahkan kalaupun semua orang benci elo dan ninggalin elo, kesalahan elo masih banyak" jawab Rasya "Kalo Tuhan ambil nyawa aku? Apa kesalahan aku masih banyak? " lirih Aqeela "Banget! Justru gue seneng banget kalo elo hilang dari dunia" jawab Rasya Aqeela menghapus air matanya, dan beralih menatap Rasya, "Kalo Tuhan ambil nyawa aku, apa kamu bakal maafin aku? " tanya Aqeela "Gue akan maafin elo kalo elo bener bener hilang dari dunia ini! " jawab Rasya begitu santai "Oke kalo itu mau kamu, aku harap kalo suatu saat aku gak ada, kamu bisa bahagia" "Oh pasti! " **** Penasaran, yuk langsung kepoin! Jangan lupa vote dan coment! 🙏😊
You may also like
Slide 1 of 10
Felicity [On Going] cover
Surat Cakrawala ˖𐦍˖  cover
Because ILY [Completed] cover
ADYRA cover
YATF Reinata✓ cover
Persona cover
Waiting Without A Promise cover
CINTA DALAM KELABU  cover
Soal Rasa 2 cover
HOLD YOUR LOVE (HIATUS) cover

Felicity [On Going]

12 parts Complete

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest