Aku Bukan Dia

Aku Bukan Dia

  • WpView
    Reads 380
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 28, 2025
Update 3 kali dalam seminggu Tentang dua orang yang dipaksa berpisah oleh semesta dan dua hati yang tidak bisa saling melupakan. Ini kisah tentang Raga dan Melody yang sudah bahagia dengan kisah baru masing-masing, Raga dan Melody tau, kisah keduanya sudah selesai dan tidak mungkin ada season dua. Namun, perasaan keduanya masih terjebak di kisah yang sudah usai. Adanya orang baru yang kini menemani jalan hidup mereka tidak mampu menarik mereka dari masa lalu. Tidak! Seharusnya pertemuan itu tidak terjadi! tembok kokoh yang dibangun Raga dan Melody untuk membatasi diri dari masalalu kini roboh, haruskah kedua insan itu mengulang kisah mereka yang sudah usai dan meninggalkan orang-orang yang mengharapkan mereka untuk melanjutkan kisah baru? Atau justru bersikap egois pada diri masing-masing untuk meninggalkan kisah yang sudah berlalu dan melangkah maju bersama orang baru? "Lupakan semua itu Melody, ayo kita bangun dunia baru dan kisah baru yang lebih indah."~ Bara "Sulit mencintai orang yang masih terikat dengan masa lalunya. Jadi, siapa pemenangnya tuan? orang lama atau orang baru?" ~ Indyra.
All Rights Reserved
#99
menyesal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines