Story cover for Loser by Artihujan28
Loser
  • WpView
    reads 3
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 1
  • WpView
    reads 3
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 1
Lopende, voor het eerst gepubliceerd mrt. 03, 2023
"Kita semua adalah pecundang. Menyembunyikan kemunafikan diri dan selalu mencari pembenaran" 

***

Angin bertiup pelan seiring riak air yang semakin tenang, tongkang besar itu menjauh menyisakan kesepian disepanjang aliran Sungai Kapuas. Sepasang mata menatap lurus. Kosong. 

"Tha, aku salah. Tapi mau sampai kapan kita begini terus" Ucap seorang lelaki. Memecah keheningan wanita yang terdiam disampingnya. 

"Kamu pilih aku atau dia?" Tanpa basa-basi, Martha mengutarakan hal yang belakangan mengganggu pikiran dan hatinya. 

Diam. Keduanya terpaku dalam kebisuan, tak ada jawaban dari laki-laki yang sedari tadi duduk disamping Martha. Kini wanita itu kembali menatap kosong.

Alle rechten voorbehouden
Meld je aan om Loser aan je bibliotheek toe te voegen en updates te ontvangen
of
Inhoudsrichtlijnen
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
CINDY : Sebelum Aku Pergi door rasainiindah
11 delen Lopende
"Apa yang sanggup memisahkan dua hati yang saling mencinta? Katakan padaku, Cindy." Suara Rayven terdengar serak, seolah setiap katanya membawa luka yang tak bisa disembuhkan. Tatapan matanya merintih, memohon jawaban dari gadis yang berdiri di hadapannya-jawaban yang mungkin bisa menyelamatkan hatinya dari kehancuran. Cindy menatap tanah sejenak, bibirnya bergetar. Ia mengangkat wajahnya perlahan, menatap mata Rayven dengan pandangan yang dipenuhi air mata dan rasa sesal. Dengan suara yang lirih, sehalus angin yang menyesap di antara rinai hujan, ia menjawab: "Waktu, Rayven... dan tempat yang tak lagi sama." Air matanya jatuh, tanpa bisa dicegah, menyatu dengan tetes hujan yang membasahi dunia di sekitar mereka. Hujan turun seolah ikut menangis, mengiringi jiwa yang saling mencinta namun tak bisa bersama. Rayven menggeleng pelan, hatinya mencabik dari dalam. Ia meraih tangan Cindy, memohon dengan sisa harapan yang ia miliki, Namun Cindy menarik tangannya, perlahan tapi pasti, lalu melangkah mundur. "Kalau waktu memisahkan kita... maka aku akan menunggu selamanya!" Rayven berseru, suaranya nyaris patah. "Cindy, tolong... beri aku alasan! Kenapa kamu harus pergi? Kenapa bukan kita yang melawan dunia ini bersama?" Cindy tersenyum dalam tangisnya. "Karena tidak semua cinta ditakdirkan untuk dimenangkan, Rayven..." Kemudian ia berbalik, melangkah pergi, meninggalkan Rayven di tengah hujan yang kini terasa jauh lebih dingin dari sebelumnya.
Mahligai Sunyi door AetherSerl
28 delen Compleet Voor volwassenen
Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Slide 1 of 9
Without Title cover
FEARLESS || JAYISA cover
Dusk In Your Eyes cover
CINDY : Sebelum Aku Pergi cover
Mahligai Sunyi cover
Semerah Warna Cinta [TTS #3 | SELESAI] cover
Silent Scars | Orine cover
A Scratch For Sanguinis [Orine] cover
Triangle 2 cover

Without Title

6 delen Compleet

Sebuah rekayasa yang terbentuk nyata, nyaris membuat Adara merasakan sakit yang bertubi-tubi. janji yang manis kini menjadi pahit! waktu tak bisa berputar kembali,roda kehidupan semakin cepat berputar. "Rangga,sekarang lo jujur sama gue!" Rangga hanya terkesima,entah apa yang seharusnya ia katakan,jujur atau kah bohong. "Jawab?" Adara semakin kesal dibuatnya,ia meluapkan amarah nya di hadapan Rangga. "Iya" Satu kata 3 huruf itu berhasil membuat jantung Adara berdegup kencang dari biasanya,ia merasakan seperti ada belati tertancap di dadanya,ia terdiam selama beberapa detik, ia menahan air mata dalam dirinya,ia tak mau jika air mata itu harus keluar demi sosok Lelaki Pecundang yang berada didepan nya. "Ternyata lo itu?seberengsek yang gue kenal Ga" Kini Adara tak bisa terus menahan rasa sakit itu,perlahan ia memundurkan langkah nya menjauh dari Rangga.