Kenapa Di Desember? || HIATUS ||

Kenapa Di Desember? || HIATUS ||

  • WpView
    Membaca 167
  • WpVote
    Vote 81
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 12, 2023
"Kususul nilaimu itupun bisanya, Anggi!" - Bagas Anju T "Minggir! Lo ganggu jalan gue!" - Natalia Angguni T Desember ini kenapa sih? Selama bertahun-tahun keluarga dari Bagas dan Nata yang memiliki dua budaya berbeda ini terlihat damai dan begitu harmonis. Ya, memang setiap harinya ada saja tingkah dari setiap anggota keluarga ini. Entah yang pekerjaan, sekolah, NT karena percintaan, dan lain sebagainya. Si Bagas yang apa-apa ngegas, si Nata yang apa-apa ngoceh. Tapi itulah yang jadi keunikan keluarga mereka. Mereka kira, sampai kapanpun keluarga mereka akan selalu cemara meskipun ada perbedaan adat. Affah iyah? Ketika bulan ke-10 mulai, dan darah yang mulai bercucuran dari hidung seorang Nata tanpa sebab. Lama kelamaan, seorang Nata yang biasanya kuat, kini melemah. Belum lagi ketika miskomunikasi itu hadir dalam kehidupan mereka, menciptakan malapetaka bagi keluarga yang dikenal sangat harmonis itu. Perpecahan, perpisahan, semuanya menggeser kata harmonis dari keluarga mereka. Akankah Nata bertahan dalam kondisi seperti ini? Kondisi dimana ia sudah tidak sanggup menyembunyikan semuanya. "Gue mau kita yang dulu," - Nata -------------------------- Copyright ©2023 grsslyn Start : 15 Maret 2023 -------------------------- Peringkat #3 Batak (18-04-23)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#667
winter
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Paradise
  • Maaf Dari Julian - Park Jisung [END]
  • Indigo Or Psychopath Family [END]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Perihal Sandwich(End)
  • For My Bee [ChanBaek] ✔
  • Kebahagiaan Kecil Aralie. [ End ]
  • Agatha [ End ]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan