Bismillah Ku Pinang Dirimu

Bismillah Ku Pinang Dirimu

  • WpView
    Reads 313
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 19, 2024
~✨Sebelum Di Baca Di Follow Dulu ✨~ : Batu Vote 🗳️ Setelah Membaca Menceritakan Sebuah Pengalaman Seorang wanita Tomboy Di Masukan Pondok Oleh orang Tuanya Yaitu Kiyai Raden Sangat Ayah Dari Wanita Bernama Aisyah Zafira Akhmalum Raden Dengan Harapan Seorang Ayah Ingin Melihat Puterinya Menjadi lebih besar Dan dewasa Namun Nihil Hingga Membuat Para Ustadz Dan Ustadzah Kebingungan dan kewalahan meladeni sifatnya zafira ini... Namun Entah Kenapa Dengan Seiringnya Waktu Berjalan Ada Salah Satu Ustadz Mengagumimu Zafira Dia Berniat ingin menghitbahnya Dan Meminang nya lebih baik dari sebelumnya dengan sebagai setatus istrinya
All Rights Reserved
#199
bismillah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terima Kasih (DALAM PROSES PENERBITAN)
  • GUS KU ITU SUAMI KU {TAMAT}
  • Zalfan Al Husain (SELESAI) Sudah Jadi "e-Book"
  • Surah Hafalan untuk Ustadz (TELAH TERBIT)
  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS
  • Perfect My Husband (end)
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • KISAH KAU DAN AKU

Mohon maaf cerita ini saya ganti judul yang dulunya Terimakasih Abi Umi jadi Terimakasih. Ceritanya tetap sama kok hehe:-) Kalau yang belum paham ceritanya silahkan baca dulu yang judulnya Kamu Gus Ku, karena ini memang lanjutannya. Jadi wajib baca kalau mau tahu kelanjutannya. Jangan lupa vote, follow juga yaaa❤️ Kisah yang menceritakan tentang sebuah pilihan antara ego dan bakti yang sama-sama berat. Pilihan yang jatuh dari orang tuanya sangatlah memberatkan pun Azmi tidak bisa menolak begitu saja. Sedangkan pilihan hatinya juga tidak serta merta membuatnya menyerah untuk memperjuangkannya. Akankah Azmi dapat meraih semua keinginanya setelah ia bisa pergi mengejar cita-citanya ke Mesir? "Nak pilihlah yang sesuai dengan kata hatimu. Orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, tapi pilihan kita juga pasti terbaik," nasihat umi "Terima kasih, Umi. Akan Azmi pikirkan lagi," "Kami percaya padamu, tapi jangan pernah kecewakan Abi dan Umi ya, Nak," Seburuk bahkan sebaik apapun pilihan kita, orang tua akan selalu mendukung demi kebaikan dan kebahagiaan anak. Bahkan terkadang nyawapun jadi taruhannya demi anak. Maka dari itu berbaktilah selagi masih bisa dan belum terpisahkan oleh maut. "Katakan: Marilah kubacakan apa yang telah diharamkan kepada kalian oleh Rabb kalian yaitu janganlah kalian mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah kepada kedua orang tua." - (Al-An'am: 151)

More details
WpActionLinkContent Guidelines