TITIP RINDU

TITIP RINDU

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 5, 2023
Dengan membawa luka masa lalu, Fika Prameswari menjajaki kehidupan gemerlap kota. Tekatnya sudah bulat. Demi masa depan yang layak bersama sang buah hati, statusnya sebagai single parent tidak membuatnya mundur. Kepolosan Fika justru menjerumuskannya dalam keadaan toxic. Pergaulan yang berdampak buruk, teman yang hanya memanfaatkan, bahkan hubungan percintaan yang penuh permainan. Kerasnya kehidupan membuat Fika terperangkap dalam dunia malam. Setiap hari bergelut dengan keputusan yang sulit, tetapi Fika harus memilih. Sebuah pertanyaan terus mengganggu, sampai kapan dia terus bertahan dalam perangkap ini? Kemungkinan bisa keluar dari dunia gelapnya hanya tersisa 5%. Bagaimana Fika bisa pulang untuk membuktikan bahwa dia patut dibanggakan dan mendapatkan kehidupan layak seperti impiannya?
All Rights Reserved
#43
ceritaromantis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Loving Like The Sun
  • Interweave
  • Cinta tak Berwaktu
  • Senorita in Trouble
  • 00.07 WIB [SELESAI]
  • ( not ) Figuran
  • Merajut Bingkai Patah

Kristal hanya ingin hidup seperti remaja lainnya-bebas, tertawa, dan mencintai. Tapi alergi dingin dan bayang-bayang masa lalu menjebaknya dalam dunia yang sempit. Ibunya terlalu protektif. Mimpinya terlalu jauh. Hidupnya terlalu sunyi. Lalu datang Elvaro. Cowok menyebalkan, penuh masalah, tapi punya satu hal yang tak bisa Kristal tolak: cahaya. Terjebak dalam proyek podcast kampus, mereka terpaksa berbagi waktu, ruang, dan cerita. Lambat laun, Kristal menyadari... bahwa terkadang, matahari bisa menyinari bahkan dari balik awan luka. Namun, saat hatinya mulai hangat, masa lalu pun ikut mendekat. Elvaro menyimpan rahasia besar-yang bisa meruntuhkan semua yang Kristal bangun dengan susah payah. Dan kini, di titik perpisahan dan pilihan... Kristal harus belajar mencintai, bukan dengan rasa takut, tapi seperti matahari: hangat, tulus, dan tetap bersinar-meski segalanya belum pasti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines