Sejenak Luka

Sejenak Luka

  • WpView
    Reads 60,511
  • WpVote
    Votes 4,074
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 8, 2026
"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Nara tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Nara tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Nara menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Nara di hidup mereka. Karena Nara cacat. Penuh cela. Nara dibenci. Nara disiksa. Nara ditinggal. Nara tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Nara bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.
All Rights Reserved
#313
cacat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Light Of Happiness [✓]
  • Paradise
  • ARKALYA (END)
  • Aku Ingin Bercerita
  • Family Line
  • JENARO
  • Juan [REVISI]
  • DANADYAKSA
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Askara Bradipta

Tentang mereka, tujuh luka yang berusaha mencari cahaya kebahagiaannya di tengah gelapnya harapan. Hadirnya orang tua mereka bukan lagi untuk mencium kening atau sekedar mengucapkan segala kata-kata kasih sayang serta penyemangatnya. Keduanya hadir hanya untuk melukis lara tanpa mau mengobatinya, membiarkannya begitu saja dan berfikir semua akan membaik dengan sendirinya. Namun kenyataannya, luka lama hingga luka baru yang berulang kali mereka torehkan justru menciptakan ribuan luka permanen. "Nyesel saya pernah ngelahirin kalian!" Seolah kurang akan rasa sakit, Tuhan bahkan memberikan luka lain lewat ikatan persahabatan yang terjalin dan terbangun begitu lama. Dendam yang terpendam lama bagai gunung lava yang menahan erupsinya, hingga akhirnya meletup dan menghancurkan segalanya. Ikatan persahabatan, persaudaraan, kekeluargaan, kepercayaan, segalanya! "KETUA YANG PESEN KE GUE!! JANGAN BIARIN STROGER PECAH APAPUN DAN BAGAIMANAPUN KONDISINYA!" ________________________________________ ⚠⚠⚠ ALUR CERITA MURNI DARI PEMIKIRAN AUTHOR! CERITA PERTAMA, MAKLUMIN KLO OON VOTE KOMENNYA KENCENGIN WALAU UDAH END YYAWW~

More details
WpActionLinkContent Guidelines