WHO REALLY ME? (Slow Up)

WHO REALLY ME? (Slow Up)

  • WpView
    Reads 3,302
  • WpVote
    Votes 295
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 17, 2025
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Religion and Spirituality
Culture and Identity
[[ FOLLOW DULU YO SEBELUM BACA ]] Cerita ini mengisahkan sosok pemuda yang pada saat menjelang Ramadhan, ia mengajak Ayah nya liburan bersama sang Kakak. Tetapi ia terjatuh ke jurang karena di kejar-kejar oleh dua orang penjahat. Pemuda itu di temukan oleh seorang Gus, dan langsung di bawa ke rumah sakit. Dan akhirnya sang pemuda dinyatakan amnesia karena benturan yang sangat keras di bagian kepalanya. Karena mereka tak tau asal usul pemuda itu, akhirnya atas izin Abah dan Umi dari Gus itu, sang pemuda pun di angkat menjadi keluarga nya dan hidup di lingkungan Pesantren. Saat hidup di lingkungan Pesantren pun, sang pemuda tak luput mendapatkan berbagai problem. "Siapa sebenarnya saya??" Bagaimana dengan kisah hidupnya? Dan bagaimana dengan keluarga aslinya?? Yuks simak ceritanya dari awal sampai akhir^^ Jangan lupa follow dulu yaa.. Juga VOTE and KOMENT di setiap BAB nya
All Rights Reserved
#31
ahmadridho
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MOTHER
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Unexpectedly Yours
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Dua Langit Berbeda
  • Stealing My Husband
  • ATMA FATAMORGANA
  • My Step Mom? [END] ✔️
MOTHER

𝐓𝐞𝐫𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐤𝐚𝐭𝐚-𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐤𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐤𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚𝐧. 𝐃𝐢𝐦𝐨𝐡𝐨𝐧 𝐩𝐞𝐫𝐡𝐚𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚 ⚠️⚠️ 𝑺𝒊𝒍𝒂𝒉𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒊 𝒗𝒐𝒕𝒆 𝑱𝒂𝒅𝒘𝒂𝒍 𝒖𝒑𝒅𝒂𝒕𝒆 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒖, 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒔𝒕𝒊 𝒌𝒂𝒍𝒂𝒖 𝒖𝒑𝒅𝒂𝒕𝒆 𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒔𝒂𝒕𝒖 𝒑𝒂𝒓𝒕 🤩🤩🤩 Pliss jangan jadi silent readers 🙏🙏🙏 𝐊𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐬𝐮𝐤𝐚 𝐯𝐨𝐭𝐞 𝐤𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐧𝐠𝐠𝐚𝐤 𝐬𝐮𝐤𝐚 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐤𝐚𝐧. 𝐃𝐢𝐭𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐊𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧 ✅✅ Alandra Corzio tidak pernah menyangka bahwa pria yang berstatus ayahnya akan kembali menikah dengan wanita berumur 25 tahun sedangkan ayahnya sudah berumur 36 rtahun. "Taik! Anjing lo semua, Bokap sama Nyokap sama aja gak guna. Lo sama mama kalau cuma bikin anaknya sengsara aja gak usah bikin anak!" Alandra betul-betul terluka saat ayah dan ibunya memilih untuk hidup masing-masing, dan yang paling menyakitkan adalah ketika Ibunya tak mengambil hak asuhnya. Sering kali Alandra mengabaikan perlakuan ibu sambungnya, atau menganggap sepele segala perhatian yang diberikan ibunya. Namun, apakah ia sanggup mengabaikan perhatian yang lebih dari cukup itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines