that's not what God meant

that's not what God meant

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 23, 2023
Elma, seorang Gadis baik nan pintar diberikan dua lelaki yang sama-sama baik untuknya. Berdasarkan penglihatannya, Alma memilih Elka yang ia sukai. Tapi, seiring berjalannya waktu ternyata bukan Elka yang baik untuknya. "Sejauh apapun Lo, Gue bakal tetap kejar." -Emil- "Kemanapun Lo pergi, lo bakal balik lagi ke Gue. Bukannya lo udah terobsesi banget sama Gue?" -Elka-
All Rights Reserved
#811
menyesal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Evanescent [END]✓
  • About Naskala [on going]
  • Let Me Love You Longer
  • SAD GIRL'S [COMPLETED]
  • Rasa ini !
  • Menyerah atau Bertahan?
  • AKSA. [Tahap Revisi]
  • Ayo, Kita Sembuh
  • AL: Stand Alone [END]

Dua pejuang terkuat adalah kesabaran dan waktu. (BELUM REVISI) ~•~ Katanya, waktu bisa menyembuhkan segalanya. Tapi bagi sebagian orang, waktu hanya membuat luka belajar berdiam lebih dalam. Di antara pertemuan geng Renoir dan Otakata, waktu seolah sedang menulis sesuatu yang tak bisa dihindari. Rahasia masa kecil yang terkubur akhirnya muncul, membawa Ola kembali pada sesak yang lama ia pura-pura lupakan. Dunia di sekitarnya pun terasa kian sempit, penuh orang yang menukar kasih dengan harta, dan keluarga yang menuntut balas budi seolah cinta punya harga. "Katamu, semakin kamu menyayangi seseorang, semakin kamu ingin bersembunyi darinya. Sekarang aku mengerti," bisiknya lirih. "Aku menyesal ... menyesal karena tidak pernah benar-benar memahamimu." Dan di bawah langit yang bisu, hanya kata maaf yang tersisa, sebab semuanya sudah terlambat, tenggelam bersama waktu yang tak pernah memihak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines