ARA  ( Kill From Within )

ARA ( Kill From Within )

  • WpView
    Reads 1,548
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 21, 2025
ORIGINAL KARANGAN SENDIRI, !! "Sabar yaa, ara emang gitu, emang kepala batu, tapi dia baik kok," "Ya sabar, kalau gk sabar mah udah ........" "Udah apa,!! Ara yang tiba tiba datang mendengar sedikit obrolan mereka. "Udah kerumah sakit gua, ne bukti nya gua sabar gua nahan sakit," Merasa gugup. *** "Gila gede banget tu orang," Ucap ara sambil memegang perut nya yang sakit, lo knapa ada dsini,?" "Gua juga bingung kenapa ada dsini," Canda nya. "Serius anjir," "Ngga nggak,, tadi gua ngikutin lu, gua lihat lu di ikutin, trus gua juga ikutan ngikutin lu," *** "Kamu berat jga dave" Ucap ara pelan. Dan ia mengusap rambut dave dari depan ke belakang, lalu ia mengambil segayung air dan beberapa lembar tisu untuk membersihkan luka lebam di wajah nya. "Kok jadi kegini sih, kamu terlalu nekat dave," gumam nya *** "Aku belum pernah merasa se bebas ini," Ucap ara sambil menjilati ice krim nya. "Ohya,?" Jawab dave sambil merapikan anak rambut ara yang keluar disepoi angin. "Iya, masa kecil ku direnggut oleh keegoisan papa aku, dulu papa sangat egois, sama seperti togar, dan di usia aku sudah memasuki 12 tahun papa aku meninggal, dan mama aku bunuh diri." "Ara, are you oke,? Tangan dave memegang bagian telinga nya, jempol nya mengelus pipinya yang lembut. "Ya,, I'm ok, semenjak saat itu aku di asuh dan didik keras sama togar, aku gk pernah tu, kek cewe cewe pada umumnya, yang bisa ngemol, shopping, dikasi perhatian orang tua." *** "Wangi banget ya bu pasti enak," Sambil mengaduk ngaduk opor ayam yang hampir matang. "Ya pasti enak dong kan kamu yang bikin," "Kan ibu yang ngarahin," "Kecil kan sedikit api nya," "Segini udah buk," Tanya ara yang tidak pernah memasak sama sekali. *** Mulai ditulis : 2 januari 2023 Selesai : 17 maret 2023
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Back TAMAT
  • ON SIGHT (Completed)
  • The Perfect Boy
  • Natto dan Perjodohannya
  • My Annoying Tetangga [END]
  • SWEETHEART || A Sweet Couple ✓
  • I AM YOU [NEW VERSION]
  • Bertemu Denganmu [TAMAT]
  • I AM YOU || Han Jisung ✔
  • VAGALDARA [TERBIT]

Note. Beberapa tanda kutip menghilang secara misterius dari cerita. I dont Know Why 😭😭 Mohon maaf atas ketidaknyamanan-nya. Dan saya berjuang merapikanya kembali. "Life is Simple. Kalau nggak bisa masak, ya udah cari suami yang nggak bisa makan." 😳 Ell From my lovely bedroom prison. ________________________ Cuplikan "Jajan." "Yuk, aku traktir." "Idih, traktir katanya lagi ...." Kalimat Elise terpotong, Ethan mengeratkan pelukannya hingga dia kesulitan bernapas. "Kalau buat beli berapa bungkus jajan masih bisa kali!" "Masa? Aku mau borong sama tokonya sekalian!" Mata Ethan membuka sempurna, sekali lagi dia mengeratkan lingkaran tangan. "Ya, Tuhan ni anak ngeselin banget! Lagian kalau kebnayakan makan jajan, entar giginya sakit lagi loh." Sakit gigi masalah Elise sewaktu masih kecil dan dua abangnya ditambah dua cowo sebelah malah patungan membelikannya cokelat dan permen. "Lima ribu deh, pinjamin!" telapak tangan Elise terbuka mengulur lagi ke arah Ethan. Ethan merogoh saku, mengeluarkan selembar seratus ribu. "Beliin rokok juga, ok!" "Aku nggak ngerokok, sorry!" Elise berlari meninggalkan Ethan. Dia membeli beberapa jajan kemasan dan minuman kaleng, di total semua lima puluh ribu, hebatnya dia melupakan pesanan sang pemilik uang. "Buruan!" Ethan berteriak saat Elise keluar dari mini market, mobil sudah terparkir di tepi jalan. Memeluk jajanya, Elise berusaha berlari. Dam! Sesuatu yang aneh terasa di kaki. Saat dia melihat, splendid! Sandalnya putus. Ethan tidak bisa berhenti tertawa selama beberapa menit, dia sengaja mengabaikan Nathan yang menanyakan ada apa dengan mereka berdua di bangku depan. "Udah dibuang aja!" sudah payah Ethan mengatakan kalimat itu dengan napas tersengal, Lelah karena tertawa. "Nggak ah, mau aku mumiin aja, kali aja jadi baru!" ⚠️⚠️⚠️⚠️ 16 Juli 2021 28 Juli 2021 End 19/08/2021 🌻🌷🌻🌷 I start to revising one bye one. If there is a number on title that the part alre

More details
WpActionLinkContent Guidelines