Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Gotcha!

Gotcha!

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 7, 2023
Limas segitiga, jauh dari kata teduh. Kubus tak beraturan, jauh dari kata aman. Persegi panjang, yang diharap membawa pertolongan, terkunci tanpa pernah memandang. Yang Bermata Tajam. Jika kau mengira bangunan itu adalah tempatnya membangun tawa bersama, kupastikan akan kaudapati teriak bantahannya. Dua raksasa yang selalu tersenyum kepada setiap manusia, nyatanya telah menggurat kejiwaannya. Boneka kecil yang telah dirawatnya, bergerak jauh lebih unggul darinya. Tidakkah ada di dunia ini yang dapat ia temui selain patung-patung berisi iblis, yang kemudian memojokkan nyaris seluruh isi pikirannya? Sialan, kontinuitas ini, siapa yang dapat menolongnya? - start: Mar 2O22 pub: Mar 2O23
All Rights Reserved
#436
education
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Quant (On Going)
  • [END] Blind Rainbow
  • ALGENTA
  • Behind The Smile
  • True Life, True Love ☘︎ (𝐶𝑜𝑚𝑝𝑙𝑖𝑡𝑒𝑑)
  • Aderaga [ON GOING]
  • STK Series : RAKA 2 (✔️)
  • Evanescent
  • Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua
  • Kutukan Tumbal

Pernahkah kau bertanya pada dirimu sendiri... "Apa hakikat kebenaran, jika setiap sudut pandang melahirkan kenyataan yang berbeda?" Pernahkah kau bertanya... "Seperti apa rasanya menjadi lebih dari orang lain, ketika dunia sendiri tak mampu menanggung beban kekuatan itu?" Pernahkah kau bertanya... "Adakah cinta sejati di dunia ini, ataukah ia hanya ilusi yang bertahan sepanjang waktu?" Ketika batas antara sains dan takdir memudar, kami menemukan bahwa dunia yang kami kenal hanyalah serpihan kecil dari kebenaran yang lebih besar - dan kami bukanlah sekadar anak-anak biasa. Di persimpangan waktu dan ruang, di mana kemungkinan bercabang tak terhingga, satu pertanyaan terakhir tersisa: Apakah manusia mengendalikan nasib, ataukah mereka hanya boneka dari hukum alam yang tak terjamah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines