Story cover for Gotcha! by shawtybbae
Gotcha!
  • WpView
    LETTURE 4
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
  • WpView
    LETTURE 4
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
In corso, pubblicata il mar 07, 2023
Limas segitiga, jauh dari kata teduh.
Kubus tak beraturan, jauh dari kata aman.
Persegi panjang, yang diharap membawa pertolongan, terkunci tanpa pernah memandang.

Yang Bermata Tajam.

Jika kau mengira bangunan itu adalah tempatnya membangun tawa bersama, kupastikan akan kaudapati teriak bantahannya.
Dua raksasa yang selalu tersenyum kepada setiap manusia, nyatanya telah menggurat kejiwaannya.
Boneka kecil yang telah dirawatnya, bergerak jauh lebih unggul darinya.

Tidakkah ada di dunia ini yang dapat ia temui selain patung-patung berisi iblis, yang kemudian memojokkan nyaris seluruh isi pikirannya?

Sialan, kontinuitas ini, siapa yang dapat menolongnya? 


- start: Mar 2O22
     pub: Mar 2O23
Tutti i diritti riservati
Tabella dei contenuti
Iscriviti per aggiungere Gotcha! alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#128education
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Fractured Cheerfulness (On Going) di Baperterussss
24 parti In corso
"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?
Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua di orangpendiam
23 parti In corso
Varie melangkah ragu menuju aula utama. Matanya menyapu deretan kursi bertingkat yang tak terhitung jumlahnya. Mungkin ada ribuan, atau lebih. Belum pernah ia melihat aula sebesar ini. Jantungnya berdebar, antara gugup dan kagum. Ia menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. Pandangannya menyapu ruangan dan terhenti pada sepasang mata biru yang begitu familiar. Pemuda itu, Kael. Sosok yang kini lebih dewasa, namun tetap dengan tatapan tajam yang tak pernah berubah. Varie menahan napas, matanya sejenak membeku. Tidak mungkin, Ini bukan kebetulan, kan? Tentu saja itu Kael, meskipun dia tampak jauh berbeda dari yang ia ingat. Kael melangkah pelan ke arahnya. Langkah-langkahnya tenang, terukur. Bukan terburu-buru, tapi juga tidak ragu. Seolah jarak di antara mereka memang tinggal menunggu waktu untuk dijembatani. Kael berhenti tepat di hadapan Varie. Beberapa detik hanya diisi keheningan. Sorot matanya tetap tajam, tapi dalamnya menyimpan sesuatu yang sulit dijelaskan, rindu yang ditahan terlalu lama. "Varie." Suaranya pelan. Varie mengerjap pelan. "Kael" ujarnya, lebih kepada dirinya sendiri. Tubuhnya seolah butuh waktu untuk menerima kenyataan itu. Tatapan mereka bertemu. ----- Di antara konspirasi kekuasaan, sihir pemusnah, dan kebenaran yang terlupakan, mereka dihadapkan pada pilihan: Mengikuti jalan yang ditentukan atau Membentuk takdir baru bersama. Darah dan mesin. Jiwa dan sistem. Saat keduanya bersinggungan, dunia tak akan lagi sama.
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
ARNWOLF (END) cover
Fractured Cheerfulness (On Going) cover
The Dark Side(END) cover
Behind The Smile cover
Quant (On Going) cover
Elegi Rasa : Pergi cover
Kutukan Tumbal cover
[END] Blind Rainbow cover
Auri, Cigarettes and Life cover
Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua cover

ARNWOLF (END)

45 parti Completa

Kematian Elraf menjadi misteri oleh semua orang, tapi bukan jadi rahasia jika kematian tersebut di ketahui oleh dua geng yang berkuasa, bukan, hanya pemimpin dari kedua geng motor tersebut yang mengetahui nya. kembalinya Alin ke Indonesia, membuat kematian tersebut sedikit demi sedikit terungkap. tentang bagaimana hubungan Kenzo-Razka-Elraf dulunya, hingga mereka berdua, Kenzo dan Razka yang sekarang malah terlihat seperti musuh. juga tentang bagaimana cara salah satu inti mencoba menyatukan dua geng yang berselisih itu. ikatan, persahabatan, percintaan dan kekeluargaan yang berada di lingkungan mereka. serta pengorbanan yang membuat tiap tetes air mata keluar begitu saja.