We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Daddies
  • WpView
    Reads 9,978,662
  • WpVote
    Votes 55,525
  • WpPart
    Parts 127
WpMetadataReadMatureComplete Sat, May 18, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Clarissa membuka matanya, "Hmm?" ia terkejut ketika melihat tangannya dirantai "Apa ini? Lepaskan!" ia mencoba meronta ronta tetapi tidak bisa.Kemudian ia mendengar suara high heels yang mendekat ke arahnya "Siapa kamu? Kenapa kamu mirip sepertiku?" "Aku? Aku adalah dirimu yang jauh di dalam pikiran dan ragamu." Wanita itu berkeliling di sekitarnya, melihat dari atas sampai bawah . "Apa kamu tahu, kamu terlihat sangat mengenaskan! Lihatlah pakaianmu, lukamu, dan... " Ia menangkap dagu Clarissa dan melihat kondisi wajahnya. "Dan wajahmu yang sudah penuh dengan luka. Jika kamu memilih untuk meninggalkan mereka mungkin hidupmu akan bebas sepertiku. Ingat Clarissa, cinta membuat ibumu menderita, ibumu yang cantik dan sangat baik itu tergila-gila kepada lelaki yang bahkan tidak mencintainya sepenuhnya." "Maksudmu?" "Apa kamu tahu kisah lady Diana? Dia sama seperti Diana. Bedanya adalah ibumu masih memilih tetap bersama dengan pria bajingan itu." Clarissa hanya menunduk diam karena apa yang dikatakan wanita itu adalah fakta. Bulir-bulir bening sudah terjun bebas dari sudut matanya. "Pegang tanganku dan aku akan membawamu pergi dari neraka ini..." Ini cerita ORIGINAL Yang laen tanpa ada cap marmutnya plagiat
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friend Zone ! [END]
  • HADIAH
  • BLIND
  • Hold Me With Your Lies [END]
  • BAD FIANCÉ
  • I'm Not Your Obsession [End]

"Bian,,, ahh Bi, Stop, kamu engga pakai pengaman, don't come inside me, or i will kill you. ?" Ucap Raisa saat Bian menghentakkan miliknya dengan hebat ke dalam milik Raisa berkali-kali dengan keras. "You very tight, Sa., I Can't hold it, oh shit, i coming." Ucap Bian yang bicaranya sudah tersengal-sengal. "No no no, don't dare you. I promise i fucking kill you, Bian, Stop Bi, Stop , just use my mouth, please No, Stop Bian ?" Lalu Bian dengan cepat mengeluarkan miliknya, dan Raisa langsung memasukkannya ke dalam mulutnya. Setelah mengeluarkan benih nya di mulut Raisa, Bian langsung terbaring lemas karena kelelahan, ini sudah ronde ke dua yang mereka lakukan. It's really crazy for them now, because they're doing it when they're not in a special relationship. Dua insan yang terjebak dalam hubungan tanpa ikatan. Dua insan yang hanya menetapkan hubungan mereka hanya sebagai sahabat. Dua insan yang saling membutuhkan satu sama lain. Dua insan yang selalu menolak takdir dan berkata mereka tidak jodoh. Dua insan bodoh yang hanya menggunakan fisik untuk memuaskan hasrat, tapi tidak menggunakan hati untuk saling menyatukan cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines