Waktu dan Temu

Waktu dan Temu

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 15, 2023
"Pertemuan itu akan selalu memberikan kita pelajaran dan kenangan. Ketika pertemuan itu tidak membuatmu berada diakhir bahagia maka ia akan menjadi sebuah pelajaran. Dan ketika pertemuan itu berakhir dengan perpisahan maka ia akan menjadi sebuah kenangan. Begitu pula aku dengan mu kita hanya dua insan yang dipertemukan untuk saling belajar mengenai apa itu pertemuan dan cinta bukan untuk saling bercerita" ~Na Jeon Seok "Bertemu dengan mu merupakan bagian terindah dari hidupku. Namun dinding itu terlalu tinggi untuk kita berdua. ketika aku menggenggam tasbihku dan kamu menggenggam salibmu. Ketika aku mengadahkan tangan dan kamu menggenggam tanganmu" ~Hanna Veronica ________________________________ "Jika aku berada dikeyakinan yang sama denganmu, apakah kita akan bersatu?" "Bila memang kamu meyakini, belajarlah untuk memahaminya. Jika hanya sekedar untuk bersamaku maka jangan meninggalkan tuhanmu yang jelas selalu ada untukmu"
All Rights Reserved
#766
cintabedaagama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • DikaRanggi
  • True Love Story Until The Die
  • Warna Yang Hilang
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Kawin Kontrak (21+) End
  • satu Hati Beda Agama
  • Restu Tuhan
  • 31 Months for You (Revisi)

Saat rumah tak lagi terasa aman, justru seseorang yang tak pernah benar-benar kita miliki bisa jadi tempat pulang paling hangat. Masih Ada Kamu di Setiap Luka. Mengisahkan Nadira dan Arka-dua jiwa yang bertemu di masa sekolah, saling menemukan kenyamanan di tengah luka yang tak selalu terlihat. Di balik tawa yang disembunyikan dan keluarga yang mulai retak, Arka hadir tanpa banyak janji, tapi justru menjadi tenang yang selalu Nadira cari. Namun, tidak semua cinta ditakdirkan untuk tinggal. Ada yang cukup datang sebentar, lalu pergi, meninggalkan bekas yang justru membuat kita tumbuh. Ini bukan sekadar kisah cinta pertama atau patah hati. Ini adalah cerita tentang bertahan. Tentang mengikhlaskan tanpa membenci. Tentang memilih bahagia, meski dengan luka yang masih menetap. Untuk siapa pun yang pernah mencintai diam-diam, kehilangan tanpa sempat memiliki, dan belajar bahagia dengan cara yang baru-kisah ini untukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines