Bukan Pengganti 2

Bukan Pengganti 2

  • WpView
    Reads 5,076
  • WpVote
    Votes 710
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 28, 2025
sequel cerita dari peran pengganti jadi yang belum baca peran pengganti mending baca dulu biar nyambung. Cerita ini menceritakan tentang kehidupan Nafiya dan anak-anaknya. Arsyad, Arkan, Arshan, dan Meera. Perjodohan Meera dan Galen dan pernikahan dini antara Arsyad dan melody. Semuanya baik-baik saja sampai Meera mengetahui fakta tentang suaminya yang ternyata masa lalu Ummanya dan masih belum bisa melupakan Nafiya membuat keluarga kecilnya di terpa badai. Pernikahan dini antara Arsyad dan melody ternyata tak seindah yang kita kira melody yang terus berusaha menjadi istri yang baik namun selalu di campakkan oleh Arsyad membuatnya menahan sesak sampai rasa lelah Melody bertekad mencintai Arsyad hancur. Bukan hanya itu Arshan yang terkenal sholeh ternyata memiliki kelainan seksual ketika ia sadar ia tak pernah tertarik pada wanita melainkan ia menyukai laki-laki yang ia temui. Arkan yang selalu ingin tau masa lalu Nafiya hingga menjelajahi mesin waktu namun membuat kesehatan Nafiya terganggu membuatnya menyesal seumur hidup nya. Jangan lupa follow dulu sebelum membaca
All Rights Reserved
#38
fira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantas (END)
  • Mysterious prince and Cinderella ✔️
  • Assalamu'alaikum, Ya Habibati (On Going)
  • AKSARA R. A
  • Twenty Turns_ END[Pre-Order]
  • ZiAron [END]
  • Mencintai Takdir Allah [ON GOING]
  • Dear, Mr. A
  • AIRA [On Going]

PERINGATAN ⚠️ Di beberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

More details
WpActionLinkContent Guidelines