KEPASTIAN DENGAN GUS [REPUBLISH]

KEPASTIAN DENGAN GUS [REPUBLISH]

  • WpView
    Reads 556,792
  • WpVote
    Votes 19,915
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 2 hours ago
WpInfo
Fiction
Romance
Perbedaan bukan untuk diperdebatkan⎯tapi dipertemukan. Arsala dan Alzena adalah dua sisi dari lembar kehidupan yang sama, tapi ditulis dengan gaya yang berbeda. Arsala dingin, Alzena cuek. Arsala pintar, Alzena lambat nangkap. Arsala hafal 30 juz, Alzena baru khatam juz 30 Al-Quran. Arsala anak pemilik pesantren, Alzena bahkan belum pernah menginjak bangku pesantren. Arsala tidak suka permen, Alzena anti coklat. Sama-sama aneh? Bisa jadi. Namun, meski dunia mereka tak pernah sejalan, Arsala selalu mencair saat bersama Alzena. Ada sesuatu dalam diri gadis sederhana itu yang membuat semua prinsip dan dinginnya perlahan runtuh. Tapi, di balik sorot matanya yang kalem, Arsala menyimpan rahasia. Bukan rahasia biasa⎯melainkan sesuatu yang bisa mengubah hubungan mereka selamanya. Bagaimana rasanya diberi kepastian oleh seorang Gus? Dan apa yang akan Alzena lakukan saat tahu bahwa semua ini bukan sekadar kebetulan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Screat Captain-completed
  • ATTHALLAH
  • 𝐒𝐀𝐓𝐔 𝐒𝐇𝐀𝐅 𝐃𝐈𝐁𝐄𝐋𝐀𝐊𝐀𝐍𝐆𝐌𝐔
  • Kekuatan Do'a
  • Assalamualaikum My Destiny (TERBIT)
  • match with a lecturer?! || On Going
  • Secretly Yours
  • Keenan Al Farizy

"kamu tau kak, Allah seakan lebih dekat saat aku bersamamu." Pernikahan itu seharusnya menjadi awal yang indah. Tapi bagi mereka, malam pertama bukanlah tentang cinta, melainkan tentang bisikan yang datang dari balik cermin dan jejak darah yang tak pernah kering di ujung lorong. Setiap senyum adalah topeng. Setiap pelukan menyimpan rahasia. Ia mencintai dengan utuh, tapi ternyata cinta tak pernah cukup melindungi dari kutukan yang diwariskan sejak generasi terdahulu. Saat satu per satu amplop terbuka, bukan hanya uang yang mereka temukan-tapi juga peringatan, dendam lama, dan janji yang tak pernah terpenuhi. Sesuatu mengintai. Bukan manusia. Bukan pula setan. Tapi sesuatu di antaranya. Ketika cinta diuji oleh sesuatu yang tak kasat mata, apakah ikatan suci tetap bisa menyelamatkan... atau justru menjadi tali yang menjerat mereka ke dalam kegelapan abadi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines