RAFLIENDRA
  • WpView
    LECTURAS 54
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, abr 4, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
"Hanya kamu Naura yang bisa liat dan sentuh aku" "Aku?, Saja?, kenapa bisa? " "Ajaib bukan, sepertinya kamu di utus oleh Allah untuk membantu aku" "Hah? Apa, a_ aku ngak ngerti" "Baiklah tak apa, seiring waktu kamu akan mengerti" "Sebaiknya kamu cerita sekarang, aku benar benar ngak ngerti" "Hmm, yaudah okeh. aku akan ceritakan semuanya" *** "Pah, Rafli ngak mau dijodohin sama dia, kalo dia ternyata jelek gimana" "Raf jaga omongan kamu" "Huh, pokoknya rafli ngak mau" "kamu harus mau karna, ini permintaan mamah sama papah, kamu ngak akan ngecewain kita kan" "Iyaa pah, rafli emang ngak mau ngecewain kalian. tapi raf udah punya pac_" *** -- Author pemula --
Todos los derechos reservados
#362
naura
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Assalamualaikum Imamku
  • He's My Best Friend [END]
  • ALSTARAN [END]
  • Three Targeted Girls!!
  • Lelaki Pilihan Ayah & Lekaki Yg Mengagumi Ku [END]✓✓
  • THE CLIMB [Completed]
  • THAKSA
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • Hidden Heart [END]
  • VALOROUS

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido