Accismus
  • WpView
    LECTURAS 109
  • WpVote
    Votos 78
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 4, 2023
"Rangga, setegar apa kamu sampai bisa bertahan selama ini? Kamu ga lelah?" Pertanyaan orang lain tentang hidupnya terasa sangat memuakkan saat terdengar, apa Rangga setegar itu? Apa Rangga sekuat itu? Tidakkah cukup dengan tidak adanya kasih sayang yang adil untuknya bahkan dari keluarganya sendiri? "Aku lelah kok sebenernya, baik fisik juga mental. Aku juga sering berfikir untuk berhenti dan menyerah, Tapi kalau aku nyerah yang menjaga keluarga ku siapa? Terutama adik ku?" "Rangga, kamu juga harus bahagia. Meskipun bukan dari keluarga kamu bisa dapatin itu dari orang lain" "Udah, sahabat yang baik dan selalu ada" "Lebih Rang, kamu bisa dapet kasih sayang dan cinta. Lebih dari persahabatan kalian" "Apa yang kamu harapkan dari seseorang yang tidak mendapatkan kasih sayang dan cinta dari keluarganya? Kasih sayang, cinta, dan kebahagiaan seperti apa yang kamu janjikan?" Disclaimer : jangan tertipu spoiler awal jadi pembaca yang budiman ya jangan lupa vote dan komennya selamat membaca
Todos los derechos reservados
#185
sadboy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Menyerah atau Bertahan?
  • Setinggi Langit
  • ZahRaihan [TAMAT] ✓
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • DikaRanggi
  • Waktu?
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Different [END]
  • Mencintai Dalam Diam

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido