Lembaran Semesta

Lembaran Semesta

  • WpView
    LECTURAS 56
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ene 15, 2024
"Apa kau berjanji akan terus menungguku, Nona?" Ini tentangnya, Tuan yang menampar Puan pada asmaralokanya yang pertama. Mengikat Puan bersama rantai akibat janji yang terikrar pada riak hujan yang turun. Membelenggu bagai larutan karbon monoksida yang sedikit demi sedikit membunuhnya. "Mengapa kau tak mau menggenggam tanganku, Nona?" Dan ini juga tentangnya, Tuan dengan kilau yang memilukan. Terjebak bersama rayuan Puan yang menyakiti. Asmaraloka kedua, yang membuat Puan bimbang akan daksa yang telah terukir. Satu hal, yang tiada Puan lupa. Mereka, terlahir pada bulan yang ia benci lebih dari subjek asmaralokanya yang pertama. Benar, mereka si Tuan Gemini. ------------- Notes : Ini hanya titipan suatu puisi dan cerita untuk menuangkan rasa yang kupendam.
Todos los derechos reservados
#6
lembar
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • A lullaby from fading soul
  • [END] 60: Putri penjagal babi yang meninggal dalam usia muda
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • Liann & Leonn [END]
  • Marrying the Short-Lived Villain
  • Moon Unfading/Di Sanshi Nian Mingyue Ye (第三十年明月夜)
  • Sketsa Rindu untuk Hujan
  • Suara Dalam Aksara
  • Aswawarman: The Lost Inscription [TERBIT]

Alunan piano Amlyn dan gesekan biola Astoria berhasil memukau dunia lewat harmoni mereka di Orkestra Gloriosa. Dua saudari itu bagai bintang yang menenun mimpi-mimpi lebih tinggi dari sekadar permainan musik. Namun, apa yang terjadi jika salah satu bintang itu hilang? Dapatkah melodi yang indah tetap bergema jika jiwa yang memainkannya perlahan memudar? Astoria menghilang setelah insiden pesawat yang penuh kejanggalan. Setiap malam, selama bertahun-tahun, Amlyn merasakan kehadiran yang tak kasatmata, seolah ada sesuatu yang mengawasi, sesuatu yang membimbingnya untuk mengungkap teka-teki kelam di balik tragedi itu. "Aku menemukan tubuh Astoria, setiap pecahan ada di tiga wilayah. Temukan kebenaran sebelum mereka menemukannya terlebih dahulu." "Lihatlah ke tempat di mana suara menghilang, di bawah bintang yang tidak lagi bersinar." "Lagu yang ia mainkan malam itu, adalah salam perpisahan." Tanpa ragu ia meninggalkan kerajaan untuk mengikuti jejak tersebut. Di sisi lain, Elias Jasper, koki yang baru saja diangkat, juga menghilang dari istana, diam-diam mengikuti Amlyn dan membantunya dalam pencarian. Namun keraguan justru menyelimuti hatinya, mengapa pria itu begitu peduli meski tak ada ikatan apapun tentang insiden ini? Apakah segala petunjuk tersebut mengarah pada kebenaran, atau justru jebakan yang sengaja dirancang? ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️Segala bentuk narasi yang ada dalam cerita ini hanyalah fiksi belaka dan orisinal. Tidak menyudutkan pihak manapun, jika ada kesamaan, itu hanya sebuah kebetulan🙌

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido