Silica, No Atom 14

Silica, No Atom 14

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing<5 mins
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 4, 2025
Selia bukan besi. Ia tidak tahan berkarat. Ia hanya kaca-retak, bening, rapuh. Sekali pecah, serpihannya bisa hilang terbawa angin, atau diam-diam melukai siapa pun yang menyentuhnya. Dulu, ia adalah gadis riuh. Sosial medianya ramai, tawanya mudah meledak, langkahnya terasa ringan. Lalu, seorang bernama Haska datang. Dan sama cepatnya, ia pergi. Sejak itu, Selia menarik diri: menghapus jejak, menutup pintu, belajar menghilang. Namun, hidup selalu tahu cara kejam untuk mengetuk kembali. Pertemanan, pekerjaan, bahkan sekadar bunyi klakson di jalan bisa menyeret Selia ke ingatan yang ia benci. Kisah perempuan yang mencoba bertahan dengan cara teraneh: bukan dengan berakar, tapi dengan menghapus jejak. Karena bagi Selia, menjadi tak terlihat lebih aman daripada kembali dikenang. Kalau Ferrum mengajarkan tentang karat yang tetap ada meski menyakitkan. Silica mengajarkan tentang pecah yang tak bisa dipungut kembali. Mulai: 7 Juli 2025 Akhir: 22 Desember 2025
All Rights Reserved
#921
sadending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The World I Never Knew
  • Naik Ranjang ᴺᵉʷ ᴱⁿᵈ
  • Mr. Zafran Dylan [OG]
  • Pelangi Setelah Hujan
  • Istri Kedua
  • 𝔾𝕠𝕕𝕒𝕒𝕟 𝕔𝕚𝕟𝕥𝕒 𝕒𝕕𝕚𝕜 𝕥𝕚𝕣𝕚ᴱⁿᵈ
  • Bumi
  • Tentang Kita ᴱⁿᵈ
  • ALEA: Gerbang Ketiga-Di Balik Pintu Tak Bernama

Astamaya Arshaka Institute (AAI) bukan sekadar sekolah. Di sinilah anak-anak dari keluarga paling berkuasa ditempa untuk memegang kendali masa depan. Tapi Tavisha bukan bagian dari mereka. Ia datang dari dunia yang tak punya nama, hanya ambisi. Tavisha ingin keluar dari kondisi hidup yang menyesakkan: keluarga sederhana, ibu sakit, hidup bergantung pada belas kasihan orang lain. Masuk Asta Utama Auxilium Program bukan ambisi kosong, tapi satu-satunya jalur aman agar ia tidak mengulang hidup ibunya. Tapi dunia elite tidak pernah ramah. Terlebih saat ia menarik perhatian seseorang yang seharusnya paling ia hindari. Raden Kairan Mahadikara. Pewaris keluarga politik terkuat. Dingin, tajam, dan terlalu terbiasa memegang kuasa. Di balik tatapan datar dan kalimat dingin, Tavisha melihat seseorang yang bisa menghancurkannya, atau mungkin, seseorang yang juga ingin lepas dari dunia mereka. Tapi Tavisha tahu satu hal. Di tempat seperti ini, cinta bisa jadi jebakan. "Apa jadinya kalau gadis biasa menyentuh jantung keluarga paling berkuasa?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines