Merayakan Hujan

Merayakan Hujan

  • WpView
    LECTURAS 23
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 9, 2023
"Jika ada kerinduan yang paling membahagiakan untuk dipilih, maka terjebak hujan di pinggiran jalanan kota bersamamu adalah kebahagiaan yang selalu kurindukan." Ini soal Langit yang selalu menjadi perhatian banyak orang, dia selalu membawa atmosfer hangat bagi orang-orang di sekitarnya, siapa yang tidak bisa betah berlama-lama untuk mengukir banyak pengalaman bersamanya, dan tidak ada yang lebih beruntung dari Ragil, sahabat Langit, yang telah dipercaya untuk bisa menjadi bagian dari kehidupan Langit. Mereka berdua, telah melalui banyak hal-hal rumit dalam proses pendewasaan mereka, namun, mau gimanapun, mereka berdua tetaplah dua anak remaja yang masih terus penasaran mencoba hal baru, banyak yang hadir dan tak banyak juga yang hilang dari mereka. Tapi dari setiap hal yang hilang dan rusak dalam hidup mereka, Langit dan Ragil selalu bisa belajar begitu pentingnya belajar menjaga apa yang telah mereka miliki lagipula, Langit gak pernah bosen bilang; "Besok kita benerin bareng-bareng ya, Gil." Mereka itu selayaknya sepasang sepatu yang sama-sama melengkapi, gak peduli apa aja yang mereka injak, bagi mereka, saling bikin bahagia satu sama lain itu kunci persahabatan mereka, hal-hal baru yang mereka temui selalu meninggalkan jejak, entah itu senyuman ataupun luka, tapi mereka gak pernah takut, apalagi Langit, bagaimana dia bisa takut jika setiap perjalanan panjang dalam persahabatan mereka, Ragil gak pernah bosen bilang, "Udah gapapa Langit, santai aja, kan ada gua, nanti gua bantu selesain ya." Proses pendewasaan mungkin telah mengajarkan mereka kemauan untuk mengenali hal-hal baru, keberanian untuk meraih apa yang mereka mau dan kesetiaan untuk menjaga apa yang miliki, sampai nantinya mereka berada pada titik paling akhir dari semuanya yaitu ... LANJUT KE PROLOG YUK! 🥰
Todos los derechos reservados
#206
cahaya
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • lost in the gaze of obsession
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Galaksi✓
  • Langit Senja [end]

Kenapa ketika seseorang telah tiada, mereka yang mengenal nya selalu melihat langit malam yang di penuhi taburan bintang-bintang indah nan bersinar terang di gelapnya langit, seolah-olah bintang tersebut ialah orang yang mereka kenal? "karna bintang-bintang itu bersinar terang dan indah seperti orang yang telah tiada itu!~.." "...." *** "apa yang harus ku lakukan?... kata-kata itu seperti masa depan yang terlontar begitu saja.." ucap seseorang yang menengadahkan kepalanya menatap langit malam yang di penuhi bintang-bintang, diantara bintang-bintang itu pandangan nya lebih terfokuskan kepada bintang yang bersinar lebih terang dan lebih indah dibandingkan bintang-bintang yang lain. Tatapan intens itu menyiratkan kekosongan dan kilatan obsesi yang muncul dan menghilang kembali "Ck-.. s-sial.." Tik.. setetes air mata terjatuh tepat di tanah setelah kepala nya menunduk tenggelam dalam rasa kehampaan dan kepedihan yang mendalam, membuat dada nya semakin lama semakin sesak. pipi tirus nya seketika menjadi aliran sungai yang deras, suara angin malam menutupi sentuhan air mata ke tanah dan membawa bayangan putih transparan yang berdiri di belakang orang itu "aku harap di kehidupan selanjutnya, aku tidak pernah bertemu kalian lagi.... selamat tinggal... kakak" Don't copy my story and idea izin dulu ya kakak-kakak🙂‍↕️ By-zoeuwueii

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido