Sedu Sedan Harapan

Sedu Sedan Harapan

  • WpView
    MGA BUMASA 3,253
  • WpVote
    Mga Boto 181
  • WpPart
    Mga Parte 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish about 17 hours ago
| ON GOING | Vino pikir kepergian Bapak tidak akan menorehkan luka luar biasa untuknya, karena mereka tidak memiliki kedekatan, ternyata tidak sama sekali, Jakarta masih sama dengan gaduh dan resah di kepala. Di tengah likuefaksi kehidupan dan juga luka basahnya Vino dipertemukan dengan enam pemuda serupa, mereka adalah manusia-manusia yang membutuhkan ruang untuk bernapas. Perjalanan ini akan sangat panjang oleh karena itu mohon untuk bersabar. © Candikala 2O23
All Rights Reserved
#754
cinta
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • The Chaotic Family(HIATUS)
  • REGRET || THE BOYZ [BERMUDASUN]
  • BROTHER ✔️
  • Satu Atap Lima Luka
  • HUJAN DI MUSIM PANAS
  • JEJAK LUKA RANU [ON GOING]
  • . 𐙚 Time Travel (Chapter one; Gonna Find you.) ft. Boynextdoor.
  • Aksara Angkasa | Renjun & Jeno ✓ [MASA REVISI]
  • Semua Untuk Raya (BEOMGYU FIC) ✅
  • Die Triangle [Ended]

Tujuh pria dewasa yang sudah bersahabat sejak SD itu tak pernah membayangkan akan berakhir sebagai ayah tunggal di usia muda. Luka masa lalu, pernikahan yang gagal, hingga kehilangan yang tak terduga membuat mereka harus membesarkan anak masing-masing... sendirian. Ketika hidup menjadi terlalu berat, mereka memutuskan sesuatu yang konyol namun jenius 'tinggal bersama dalam satu mansion besar' Kini, tujuh ayah. Jin, Yoongi, Hoseok, Namjoon, Jimin, Taehyung, dan Jungkook mengasuh tujuh anak remaja dengan kepribadian yang sama kacaunya. Heeseung, Jay, Jake, Sunghoon, Sunoo, Jungwon, dan Riki. Setiap hari di mansion itu adalah campuran tawa berisik, drama kecil, omelan ayah-ayah panik, tangis remaja, dan momen hangat yang membuat semuanya terasa seperti keluarga sungguhan. Rumah itu mungkin tidak sempurna. Ayah-ayahnya mungkin sering salah. Anak-anaknya mungkin suka kabur dari tanggung jawab. Tapi, di balik kekacauan itu, ada satu hal yang selalu mereka pegang: Keluarga bukan tentang darah tapi tentang siapa yang tetap tinggal. Cerita ini mengikuti keseharian unik mereka: cinta, ribut-ribut kecil, tawa, luka, dan proses tumbuh bersama yang membuat mansion besar itu menjadi rumah.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman