Hababil

Hababil

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 31, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Bagaimana bila seorang manusia dapat hidup selamanya? Hababil merupakan manusia bukan sembarang manusia ia merupakan salah satu manusia yang pernah duduk bersebelahan dengan Sulaiman, pernah makan satu meja dengan Baudouin IV dari Yerusalem, namun ia terbunuh. Alam berkata lain ia terbangun dari liang lahatnya. Hari berubah menjadi tahun, tahun berubah menjadi dekade, ia ada dan selalu ada dimanapun dalam sejarah dunia manusia hingga ia sendiri mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya. Semua kisah ini tertuang dalam bentuk buku catatan harian yang ditulis oleh Hababil, sebuah buku tebal berjumlah ribuan halaman yang ditulis dalam berbagai bahasa. Penguasa, Raja, Legenda, Misteri semua itu bercampur menjadi satu dalam buku harian Hababil si Manusia Abadi Sekarang buku itu ada di tangan seorang sastrawan muda, ini adalah perjalanan Hababil.....
All Rights Reserved
#530
legenda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Jejak rindu di Bandung [ TAMAT]
  • Yang Terasingkan
  • Aether
  • Madness
  • Kukira Kau Tempat, Ternyata Luka (END)
  • Prambanan Obsession (END)
  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • Isekai Islami : The Divine Rift

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines