7 Mei
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 16, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Aku, kamu, dan hujan. Bertemu tanpa sengaja hingga aku harus terjebak dalam rasa yang tak pernah usai. Hati yang dulu sangat mudah dalam kata jatuh cinta kini mati rasa tak bisa mencintai siapa pun lagi selain dirinya. Cinta ku di bawa pergi oleh dia yang datang hanya sekedar singgah? "Kembali lah, aku akan terus menunggu mu" "Sebagai mana kita di pertemukan oleh hujan begitu pula kita di jauhkan oleh angin yang mengguncang" -&- Apakah bisa dirinya mencintai orang baru? Apakah bisa dirinya membuka hati untuk orang lain? "Terkadang kenangan yang indah berada di waktu yang singkat" - F "Selamat bahagia semesta ku.." *** Ini tentang dia, orang yang membuat nya jatuh cinta untuk pertama kalinya, cinta yang takkan pernah terganti dan selalu memiliki singgasana di hatinya. Sejauh mana pun dia berjalan maka semakin besar pula rasa cinta itu pada nya. *** Warning ! - plagiat menjauh, pembaca ayo mendekat - jika ada kesamaan tempat, nama, atau apapun mohon maaf karena cerita ini hasil murni sendiri. - ada kata-kata kasar harap bijak membaca - jangan lupa tinggalkan jejak jangan menghilang tiba-tiba kaya dia.
All Rights Reserved
#631
gamon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Black Marriage [SELESAI] ✓
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines