Pengantin Pesanan

Pengantin Pesanan

  • WpView
    OKUNANLAR 1,641
  • WpVote
    Oylar 253
  • WpPart
    Bölümler 10
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Sal, Eki 10, 2023
WpInfo
Kurgu
Romantik
"Jangan bilang lo nyuruh gue untuk main kotor dan nyari pendonor dari pasar gelap--" "Nggak sejauh itu, Liam. Dan... mungkin nggak sekotor itu juga." Mendengar ucapan itu jelas dahi Liam berlipat lebih dalam. "Gue tahu ini nggak pantes keluar dari mulut dokter yang punya etika dan hukumnya sendiri. Tapi tolong anggap ini keluar dari mulut temen lo yang peduli dan sayang sama lo, Liam." "Nggak, Erick. Jangan ngorbanin sumpah profesi lo cuma buat gue!" Liam menentang keras. "Ini nggak akan ngelanggar apa pun, nggak akan ngorbanin siapa pun, nggak akan ngerugiin siapa pun, asal semuanya berjalan lancar dan nggak ada yang bocorin hal ini keluar." "Apa, Rick? Apa pun bakal gue bantu asal Liam nggak kayak orang sekarat yang bakalan ninggalin kita selama-lamanya." "Sakti." Liam memberikan panggilan peringatan, yang jelas diabaikan oleh kedua sahabatnya. "Kita cari istri sekaligus yang bisa donorin hatinya buat Liam." Ucap Erick tenang, meski dengan nada dan ekspresi wajah sangat serius. "Kita, what? Are you crazy?!" Liam berseru, tidak percaya dengan apa yang didengarnya.
Tüm hakları saklıdır
#3
donor
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Zani & Zach ( END ✅️ )
  • tentang sebuah rasa
  • Nona Gandari (Terbit)
  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Husband chosen by parents [PondPhuwin] [BxB]✔️[Complete]
  • No Cerai No Pisah!
  • Istri Bayaran Untuk Bos Galak (Selesai)

"Aku cinta sama kamu Zan." Duarr.. Ucapan Zach bagaikan petir di siang bolong. Zani diam membeku mendengar pernyataan yang tiba-tiba datang dari mulut Zach. Lelaki itu sebenarnya tak ingin mempersulit keadan tapi dia juga tak bisa menahan hal itu selamanya. "Let's Get Married!"Ajaknya lagi membuat Zani semakin tak habis pikir dibuatnya. Belum juga dia menanggapi pernyataan cinta Zach yang pertama sekarang dia sudah menyatakan yang lainnya. "Are you crazy ? Sebentar lagi anda akan menikah tapi anda masih berani melamar saya? Oh gosh. Lelaki macam apa anda itu."Hardik Zani pada lelaki itu. tapi sepertinya lelaki itu sudah tak peduli. Dia masih bisa tersenyum dengan santainya padahal Zani sudah mau gila dibuatnya. "Aku tidak menginginkan pernikahan itu. Pernikahan bisnis yang tak kuingin kan sama sekali."Ujar lelaki itu lagi dengan wajah kesal yang tergambar jelas di wajahnya. "Apapun alasannya pernikahan itu agar segera terjadi. Don't do this stupid things."Ujar Zani mencoba menyadarkan lelaki itu. "I'm not stupid.I chose you because I know you're the one that I want." Ujar Zachary masih bersikeras dengan kemauannya. Zani memegang kepalanya yang mulai pening dan menggelengkan kepalanya pelan. "No,I can't." putus Zani tanpa ragu. Zani yang awalnya hidup penuh ketenangan kini harus menghadapi masalah sehari-hari karena lamaran gila itu. Akankah Zani bisa bertahan menghadapi masalah-masalah itu? Atau dia akan menyerah saja dan memilih untuk pergi? Stay Tune on Wattpad :)

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi