Story cover for BRUTALISME by manisa70
BRUTALISME
  • WpView
    LECTURES 771
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Chapitres 1
  • WpView
    LECTURES 771
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Chapitres 1
En cours d'écriture, Publié initialement mars 12, 2023
"Eumphhh.. ah" lizzy mendorong paksa tubuh bara sehingga ciuman mereka terlepas "First kiss gue..arghhh"

Bara tersenyum miring melihat reaksi lizzy yang berlebih. Tidak sampai situ bara juga membisikan sesuatu yang mampu membuat sekujur tubuh lizzy meremang "Ini baru permulaan hermosa"
Tous Droits Réservés
Table des matières

1 chapitre

Inscrivez-vous pour ajouter BRUTALISME à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#692psycho
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Toxic Relationship, écrit par Syafaranq
12 chapitres En cours d'écriture Contenu pour adultes
Di dalam hubungan ini, hanya ada aku dan rasa kesal mu *** "Menurutlah Nona, mungkin Tuan akan berbaik hati dengan meringankan hukuman mu," ucap Pria yang sama. Tidak mungkin! Dia Kris, tangan kanan dari seseorang yang Kaluna benci dan secara bersamaan juga ia cintai. "Apakah kau bisa menjamin Kris, bahwa ucapanmu benar?" tanya Kaluna dengan datar. Kris terdiam. "Kau bahkan tidak bisa menjamin dirimu sendiri akan selamat darinya jika tidak berhasil membawaku pulang bukan?" tanya Kaluna lagi dan Kris tetap tidak beraksi. Kaluna mendengguskan napasnya. Kaluna berjalan mendekat ke Kris, sebelah tangannya ia masukkan ke kantong celana yang ia pakai. Berhenti tepat di depan Kris, ia melirik ke arah belakang Kris, dimana beberapa anak buahnya berdiri. "Ada 4," batin Kaluna. Kembali memusatkan pandangan ke arah Kris. "Kau terlalu setia Kris, bagaimana jika kau bilang pada Tuan mu bahwa aku di temukan meninggal dunia? Kau tidak akan kena hukuman, begitu juga aku. Kau bisa mengambil jasad seseorang yang sudah rusak, anggap saja itu diriku. Selesai!" Kaluna mencoba menawarkan kerja sama. Kris terdiam, "Nona, kau tau bukan bahwa Tuan bisa mendengar semua ucapanmu saat ini." Kaluna melirik earphone yang terletak di telinga kiri Kris. "Sial!" umpat Kaluna. *** Kaluna tidak pernah tahu. Dari tangan yang pernah menyelamatkannya, datang genggaman yang tak akan pernah melepaskannya.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 8
In Someone Elses Shadow cover
Toxic Relationship cover
Aisyah(TAHAP REVISI) cover
Scary First Love cover
Grace  cover
KAYANTA (ON GOING) cover
Cinderrena [KARYAKARSA] cover
You Are My Destiny cover

In Someone Elses Shadow

15 chapitres Terminé Contenu pour adultes

"Waktu kedua kalinya kita bertemu, kau berkata bahwa mari menjadi lebih dekat satu sama lain. Then why did we change?" Dennis tidak pernah menyangka kalau satu ciuman di malam itu akan mengubah segalanya. Dulu, Mark hanyalah seseorang yang sering ia lihat di kantin kampus-tertawa bersama teman-temannya, menantang orang untuk bermain basket, atau terkadang tidur siang dengan buku terbuka di dadanya. Seseorang yang seharusnya hanya sekadar 'ada' dalam hidupnya, tidak lebih. Namun, semua berubah sejak perjalanan ke villa itu. Sejak malam di mana bibir mereka bertemu, sejak rasa yang tidak pernah Dennis sadari sebelumnya perlahan tumbuh tanpa bisa ia hentikan. Sekarang, dia duduk di sudut perpustakaan, mencoba membaca buku di hadapannya, tapi pikirannya melayang. Mark masih sama seperti dulu-tersenyum dengan cara yang membuat dadanya sesak, menatapnya dengan tatapan yang sulit ditebak. Tapi ada sesuatu yang berbeda di antara mereka. Sesuatu yang menggantung, tidak terucapkan, seolah hanya menunggu salah satu dari mereka untuk mengakhirinya atau membiarkannya terus ada. Dennis menghela napas, menatap ke arah Mark yang duduk di seberang meja. Matanya bertemu dengan milik Mark sesaat sebelum pria itu tersenyum tipis-senyum yang membuat perutnya terasa aneh. Kapan semuanya menjadi serumit ini?