Find Home

Find Home

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 30, 2024
Penghianatan dari orang orang sekitar, bisa membuat orang lain menderita. Cierra mengalaminya sendiri. Entah sudah berapa kali ia mencoba mengakhiri, nyatanya itu tak bisa mengubah takdir diri. Keluarga, persahabatan dan bahkan mentalitas seseorang di hancurkan di sini. Ia sudah cukup bersabar akan perlakuan keluarga 'jauhnya' terhadap orang tuanya, yang tentu saja berdampak besar baginya. Bukan keinginannya ini terjadi, tapi takdir memaksanya masuk kedalam masalah ini. Bertengkar dan berkhianat hanya karna harta? Klasik sekali. Tadinya ini tak pernah di permasalah kan, tapi kematian salah satu anggota keluarga nya. Membuat penjahat keluar dari tubuh palsunya, tak punya perasaan menikam dengan cacian. Membuat ayah dan ibunya hampir tak pernah di rumah, dan meninggalkan Cierra tanpa kasih sayang keduanya. Dan yang paling mengejutkan, kedua sahabatnya juga terlibat atas ini semua. Hancur sudah hubungan yang selama ini ia bangun baik dengan mereka, tapi sesuatu mengubah semua. Kotak hitam dengan tulisan " ai " tiba tiba saja ada di tas sekolahnya, opini nya menggiring bahwa itu adalah salah satu hadiah dari secret admirer-nya. Tulisan itu jika di artikan dalam bahasa jepang memiliki arti 'cinta', entah apa yang di maksudnya. Tak pernah terpikir olehnya bahwa ia bisa lari dari masalah seperti ini, hidupnya berputar 180°. Hal yang tadinya mustahil , malah terjadi olehnya. Pertukaran jiwa, begitulah orang orang menyebutnya. Isi dari kotak itu membawanya hingga kesini, ke dunia yang sangat ia inginkan. Hampir semua fiksi, dan beberapa kejadian nyata. Happy reading!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUARA BIA (TAMAT)
  • S E N A N D I K A
  • Resital Sunyi (End)
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Dua Antonim: Akulah Manusia Biasa Itu
  • Extra Love Story [END]
  • Let Me Love You Longer
  • HIDDEN I (The End)

"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines