Us And Destiny [END]

Us And Destiny [END]

  • WpView
    Reads 1,640
  • WpVote
    Votes 185
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 10, 2024
Jadi, apa yang harus kita harapkan diantara pertemuan swastika dan tasbih? is another level of pain. "Nanti kita juga kayak mereka." bisik Arsenka kepada Venicya sembari menunjuk pasutri yang sedang membawa bayi lucu di stroller. "Hmm? Semoga bisa ya, soalnya kan, benteng kita tinggi banget." jelas Venicya membuat Arsenka tertohok. "Kalau gitu kita hancurin aja bentengnya!" sahut Arsenka sengit membuat Venicya tertawa disana. Arsenka Visanderall & Venicya Shaceyra. Dua insan yang memaksa takdir untuk bersatu, mereka berdua salah. Salah karena telah melawan takdir yang jelas-jelas menentang keduanya bersatu, namun, mengapa semesta membawanya sejauh ini? -o0o0o0o0o0- "Veni, pulang ke aku lagi, ya?" lirih lelaki yang sedari tadi berusaha agar pertahanan nya tidak runtuh dihadapan perempuan yang sudah hampir tujuh tahun bersamanya. "Sen... kita itu, apa?" balas Venicya dengan suara getarnya. ~~~ SAMPAI KETEMU DI CERITA TERSEBUT! Halo, jika kalian baca cerita ini, tolong untuk meninggalkan jejak ya, ini karya kedua yang saya tulis di wattpad, yang pertama itu DEVIAN by @yyebinie akun lama hilang, saya bikin akun baru untuk buat cerita yang baru juga. Abaikan typo, semua foto yang ada disini diambil dari pinterest (saya minta maaf jika ada yang di ambil tanpa izin) cover wattpad by saya sendiri. Plagiat silahkan menjauh, ini karya saya, murni dari pikiran saya. Jika ada unsur kesamaan kata atau kalimat yang sama, dengan cerita lain itu bukan penjiplakan! Bisa jadi kebetulan karena ini resmi dari imejinasi pikiran saya sendiri
All Rights Reserved
#100
kebersamaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Dandelion [Completed]
  • Valcano
  • 2.LAST RAIN [ You're the only one ]✔ Lee Jeno
  • CHANGE FUTURE - JENRINA & JAEMINJEONG
  • ELINA
  • ALVIN (On Going)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Eliinaa
  • About Time

"Momen seperti itu sudah jadi mimpi buatku," Ayahku telah tiada, dan kenangan itu tak akan kembali. Namun, di tengah rasa sakit itu, Jea tetap bersyukur. Masih ada ibu yang selalu ada untuk Jea. Beliau seperti punya dua peran dalam hidupku-seorang ibu dan seorang ayah sekaligus. Ibu selalu mewarnai kehidupan anaknya, walaupun terkadang kami suka bertengkar sambil bercanda dalam hal-hal kecil. Tapi Jenna hanya bisa berharap, semoga ibu panjang umur dan sehat selalu. Melihat ibu seperti itu membuat Jea sadar, hidup ini mungkin tidak akan selalu adil, tapi ia punya alasan untuk tetap kuat. Setiap tawa yang ibu bagikan, setiap lelah yang dia sembunyikan, semuanya mengajarkan untuk terus berjalan, meski kadang langkahku terasa berat. Jea sadar, momen seperti di kantin tadi mungkin bukan untuknya, tapi Jea tak akan membiarkan dirinya terus terjebak dalam rasa kehilangan. Karena ada ibu yang selalu berjuang untuk kebahagiaan Jea. "Dan jika ayah dulu adalah pelindung di masa kecilku, sekarang ibu adalah pelita yang menerangi masa depanku" Batin Jea. "Jujur, aku iri sama mereka". • • • • • • Aku hanya anak kecil yang ditinggal oleh Ayah pergi jauh dan tak akan kembali ke dunia ini. -Jeanna Azarina- Ayah, anakmu sudah dewasa sekarang apakah tidak rindu? Apakah Ayah masih ingat wajah anakmu yang mirip sekali dengan Ayah. -Jeanna Azarina- Ayah, aku sangat merindukanmu sangat ingin memelukmu dan banyak hal yang ingin aku bicarakan kepadamu tapi kapan? -Jeanna Azarina- Walaupun aku kehilangan figur seorang Ayah tapi, kalau bukan ini takdirnya mungkin aku tidak bisa kuat dan bertahan sampai detik ini. -Jeanna Azarina- Aku ingin sekali merasakan memanggil Ayah berkali-kali didalam rumah kemudian, ayah menghampiri dan memelukku erat. -Jeanna Azarina- #Kisah nyata penulis #DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK

More details
WpActionLinkContent Guidelines