Kayshiel (END)

Kayshiel (END)

  • WpView
    LECTURES 133,644
  • WpVote
    Votes 4,514
  • WpPart
    Chapitres 42
WpMetadataReadTerminé jeu., juin 19, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Romance Sombre
Suspense
Mariage & Divorce
"Buka selalu matamu, sampai aku dikebumikan." Kayshiel memuja Kaiden. Pertunangan hasil perjodohan itu tak pernah menjadi beban, karena cinta telanjur tumbuh subur di antara keduanya. Namun, dongeng indah itu hancur lebur saat Kay menemukan kenyataan pahit: Kaiden telah mengkhianati kepercayaannya. Alih-alih memutuskan pertunangan dan pergi dengan air mata, Kay memilih jalan lain. Ia akan membalas rasa sakit itu berkali-kali lipat. Kay memang bukan wanita berhati malaikat, tapi ia telah memberikan segalanya untuk Kaiden. Dan ketika ketulusannya dibalas dengan luka, maka bersiaplah untuk sebuah kehancuran. Kay akan melemparkan hinaan dan dendam paling mematikan, menunjukan betapa berkuasanya ia atas hidup pria itu. Ia mengira pembalasan ini akan berjalan semudah membalikkan telapak tangan. Namun, Kayshiel melupakan satu hal: memancing amarah seseorang memiliki konsekuensi besar. Rencana yang ia kira akan berjalan mulus kini berbalik, memaksanya untuk bertahan hidup di dalam neraka yang sengaja Kaiden bangun untuknya.
Tous Droits Réservés
#109
orkay
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Because ILY [Completed]
  • LAST FIGHT  FOR HIM | | 𝑺𝒀𝑨𝑸𝑬𝑳𝑳.
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn
  • My Annoying Ketos
  • RASSYA [ON GOING]
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Persona
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]

Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu