Kayshiel (END)

Kayshiel (END)

  • WpView
    Reads 132,557
  • WpVote
    Votes 4,478
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 19, 2025
"buka selalu mata kamu, sampai aku dikebumikan." Kayshiel begitu mencintai Kaiden, tunangan hasil perjodohan orang tua nya. Mereka tidak saling membenci atau bahkan berusaha untuk memutuskan perjodohan itu, keduanya saling mencintai. Namun, itu semua tidak akan bertahan lama, setelah Kay menemukan kenyataan bahwa Kaiden mengkhianati kepercayaan nya. Kay tidak akan memutuskan pertunangan mereka, sebaliknya gadis itu akan membalas lebih dari apa yang telah ia dapatkan. Kay bukan orang baik, tapi selama ini ia berusaha memberikan yang terbaik untuk Kaiden, setelah semua apa yang ia berikan, tetapi kini malah menerima hal yang menyakitkan. Maka jangan salahkan Kayshiel apabila ia melempar sebuah hinaan serta dendam yang memalukan, Kayshiel akan menunjukan se-berkuasa apa ia dalam kehidupan pria itu. Kayshiel mengira semua akan lebih mudah dari yang ia pikirkan. Sekarang tinggal menunggu neraka yang di ciptakan Kaiden untuknya.
All Rights Reserved
#105
orkay
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Because ILY [Completed]
  • IDOL [TAMAT]
  • Kayla
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn
  • Two Love One The Heart [On Going]
  • Persona
  • LAST FIGHT  FOR HIM | | 𝑺𝒀𝑨𝑸𝑬𝑳𝑳.
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • 𝑨𝒃𝒐𝒖𝒕 𝑺𝒂𝒉𝒂𝒓𝒂 (ᴇɴᴅ)

Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines