Kayshiel (END)

Kayshiel (END)

  • WpView
    MGA BUMASA 132,560
  • WpVote
    Mga Boto 4,478
  • WpPart
    Mga Parte 42
WpMetadataReadKumpleto Thu, Jun 19, 2025
"buka selalu mata kamu, sampai aku dikebumikan." Kayshiel begitu mencintai Kaiden, tunangan hasil perjodohan orang tua nya. Mereka tidak saling membenci atau bahkan berusaha untuk memutuskan perjodohan itu, keduanya saling mencintai. Namun, itu semua tidak akan bertahan lama, setelah Kay menemukan kenyataan bahwa Kaiden mengkhianati kepercayaan nya. Kay tidak akan memutuskan pertunangan mereka, sebaliknya gadis itu akan membalas lebih dari apa yang telah ia dapatkan. Kay bukan orang baik, tapi selama ini ia berusaha memberikan yang terbaik untuk Kaiden, setelah semua apa yang ia berikan, tetapi kini malah menerima hal yang menyakitkan. Maka jangan salahkan Kayshiel apabila ia melempar sebuah hinaan serta dendam yang memalukan, Kayshiel akan menunjukan se-berkuasa apa ia dalam kehidupan pria itu. Kayshiel mengira semua akan lebih mudah dari yang ia pikirkan. Sekarang tinggal menunggu neraka yang di ciptakan Kaiden untuknya.
All Rights Reserved
#106
orkay
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman