F A Z Z A: Sekata (End)

F A Z Z A: Sekata (End)

  • WpView
    Reads 1,218
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 28, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Seri kedua dari cerita pertama: F A Z Z A "Kau bilang akan kembali saat waktunya tiba, Fazza." Kata Amaiya bernada pasrah, namun masih terdapat harapan walaupun kini terasa kecil sekali. "Ini bukan waktunya." Singkatnya. "Lalu kapan?" Amaiya tahu sekarang matanya sudah berkaca-kaca mendengar jawaban dingin Fazza. Fazza menoleh sekilas, "Mungkin waktu itu tidak akan tiba." Terdengar Amaiya mulai terisak, apakah dia Fazza yang dia kenal? Yang tidak pernah main-main dengan ucapannya? Dia tidak percaya masa ini akan terjadi. Apakah rasa itu pudar baginya? (Baca cerita sebelumnya agar tahu alur yang diceritakan, sangat slow update dan terima kasih sudah membaca ♡)
All Rights Reserved
#8
fazza
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRAVELING : world of novel (ON GOING)
  • Maaf' (Revisi)
  • figuran tranmigrasi (ON GOING)
  • Love After Rain [ TERBIT ]
  • Hitam Putih Abu-Abu [completed]
  • Figuran(END)
  • Our Dream House (TAMAT)
  • Transmigration is poor 21++
  • Transmigrasi Keisya (END)
  • TRANSMIGRASI VEY

"Akhirnya... kita nggak gabut lagi, Nda?" "Sebab... kita mati, gitu?" Kebanyakan orang mungkin bakal panik atau nggak terima saat tahu mereka mati. Tapi beda cerita dengan dua sahabat ini-Adzra Amalia dan Sihan Fayzha. Bukannya takut, mereka justru excited saat sadar mereka terbangun di tempat serba putih yang nggak ada ujungnya. Sebab selama hidup, mereka berdua sering sekali berandai-andai soal kematian. Bukan karena hidup mereka kelam, justru sebaliknya. Mereka kaya, damai, bahkan sangat jarang mendapat masalah, dan gampang mendapat apa pun yang mereka mau. Hidup mereka... terlalu mudah. Tapi sekarang? Mereka punya tujuan baru... menjadi penjelajah dunia novel, untuk mengisi kekosongan yang bahkan kematian pun nggak bisa hentikan. "Yeah... daripada hidup lagi terus bosen lagi karena nggak pernah dapet masalah, mending kita jelajahi dunia novel. Di sana pasti banyak masalah yang seru."

More details
WpActionLinkContent Guidelines