ETHAN AMEDEO

ETHAN AMEDEO

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 18, 2023
WARNING⚠️ Biasakan setelah baca cerita jangan lupa vote ya! Ditengah hujan deras, disertai petir tidak membuat Ethan berhenti berlatih taekwondo. Bugh Bugh Bugh "Lo pikir dengan cara latihan keras gini, bokap bakal bangga sama lo?" Pria itu menghampiri Ethan sembari memakai payung. "Arghh," Ethan mengepalkan tangan kuat, memang betul apa yang Teo katakan. Berjuang sekeras apapun Ethan, bokapnya selalu menutup mata sekalipun Ethan kesakitan beliau tidak peduli sama sekali. "Fyi, di segani tapi bodoh," ejek Teo tersenyum miring, saat adiknya yang tak kuasa menahan emosinya. "Pergi!" Usir Ethan. "Jangan lupa lo itu anak pembunuh, jadi seharusnya yang pantas pergi itu lo sendiri dan lo pikir setelah kelahiran lo semua orang bakal senang? Bahagia? Bangga? Gak ada, justru lo malapetaka di keluarga ini." Jederrr Pertahanan Etha runtuh, dia langsung terjatuh dan meninju tanah brutal, darah sudah mengalir tercampur air hujan. Nafas tersengal-sengal Ethan pun menunduk, "kalo lo mengharapkan gue mati, gue siap." "Baguslah, gue pikir itu jawaban yang pas, Asal lo tau bang Vero juga gak sudi liat anak PEMBUNUH kaya lo, gue harap saat dia terbangun dari koma lo udah tiada." Teo meninggalkan Ethan.
All Rights Reserved
#83
ethan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLOSER
  • GREENSTA [END]
  • Sergio | Haechan
  • Legatha [END]
  • Atarangi. {Selesai}
  • ETHSYA || SAHABAT KECIL [END]
  • ALEYA~~
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • TUBUH GADIS NERD [END]
CLOSER

[ON GOING] *Fiksi Remaja [15+] Lebih dekat karena pertemuan. Hadirnya tidak terduga mengisi bagian dari kisah nyata dunia. Aku kira hanya sekedar lewat, ternyata malah semakin mendekat. Entah akan bertahan lama atau hanya sebagai bagian dari cerita hidup saja. _____ Aku hidup dalam kepura-puraan dengan suasana kelabu, bahkan dengan teka teki yang terus membelenggu. Diriku sendiri susah memahaminya apalagi kamu, Kania. Berhentilah karena aku hanya membawa luka tanpa bisa menyembuhkannya. ~Ragil Araga~ Aku sudah terbiasa terluka dan kecewa, jadi tidak perlu membicarakannya. Jangan terlalu mendorongku pergi, karena bisa jadi aku adalah jawaban dari semua teka teki yang sedang membelenggumu kini. ~Kania Sukma~ _____ *Maaf jika cerita ini masih memakai latar dan waktu masa remaja yang duduk di bangku SMA. Sangat membosankan bukan? Tapi cobalah untuk membaca prolognya, siapa tahu sangat penasaran apa yang ada dalam epilognya. Semoga saja berkenan membaca. Terima kasih atas perhatiannya. *I created my story just for fun. If you vote and comment, i'll be very grateful. *Cerita pertama yang aku buat di wattpad. CHECK IT OUT!!!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines