Kalau Kiara sering digadang-gadang sebagai angsa putih, maka Lyona adalah angsa hitamnya. Kalau Kiara diibaratkan sebagai cahaya yang menerangi segalanya, maka Lyona diibaratkan sebagai bayangan yang gelap dan sendirian.
kalau Kiara matahari, maka Lyona adalah bulan, karena tanpa matahari, bulan tidak akan bersinar.
Begitulah kehidupan pahit yang menimpa Lyona, saudari kembarnya jauh lebih unggul dalam segala hal. Kiara sangat manis dan ceria, sedangkan Lyona pemurung dan penakut. Semua orang menyukai Kiara, tetapi hanya menganggap Lyona sebagai bayangannya Kiara.
Mungkin karena sering merasa tertekan, Lyona pun jatuh sakit dan berujung meninggal karena para pelayan tidak memperhatikannya dengan benar.
Semua orang tidak sadar akan hal itu, karena ; Lyona tidak mati, jiwanya tergantikan oleh orang lain yang berada di dunia lain, bukan dari masa lalu, atau dari masa depan. Tapi, dunia lain.
-------------------
~• Cerita klasik, tapi ini pemikiran aku sendiri
~• Dilarang copas
~• Alur bertele-tele
~• Banyak Typo
~• Nama, Tempat, atau apapun itu, kalau sama, itu tidak di sengaja.
| CHAPTER LENGKAP
Ini adalah cerita Ranalla. Gadis yang menunggu rumah yang tadinya seperti kadang babi, berubah menjadi tempat pembuangan sampah, Sebelum akhirnya membersihkan rumah.
Bagaimana jika Ranalla yang pemalas ini, merasuki tubuh Tokoh Antagonis?. Bisakah Ranalla menjalani perannya sebagai Tokoh Novel, atau malah menyibukan diri dengan kasur tercintanya?.
"Padahal gue cuma tidur doang. Bukan ketabrak mobil, atau ngelakuin hal konyol kaya makan rinso, atau minum liquid sampe harus transmigrasi."