ZAYN (On Going)

ZAYN (On Going)

  • WpView
    Reads 4,681
  • WpVote
    Votes 689
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 31, 2023
"Zayn, kalau Nana besok udah gak ada, Zayn harus sering-sering ke tempat tinggal terakhir Nana, ya?" "Kalau besok lo mati, gua bakal tetap ikut sama lo. Kemanapun lo pergi." *** Raden Zayn Mahardika, lelaki bengis, pembuat onar, dengan sejuta pesona yang melekat pada dirinya. Iris matanya yang gelap, serta tatapannya yang tajam, membuat pasangan mata enggan untuk sekedar menatapnya apalagi mencari masalah dengannya. ZEROS, sebuah geng motor yang ia dirikan sejak 2 tahun silam. Zayn sering menghabiskan waktu malam untuk balapan liar. Namun pada malam itu, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis yang sedang berjalan tertatih-tatih di tepi jalan. Dengan pakaian yang lusuh, mata sembab, membuat hati Zayn tergerak untuk menghampirinya. Kini gadis itu menjadi orang yang selalu ingin Zayn lindungi. Zayn menjadi malaikat pelindungnya, disaat dunia seakan penjara bagi mereka berdua. Zalina Elma Liora, gadis dengan sejuta luka. °°°
All Rights Reserved
#251
arogan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • XTEG
  • My Bad Neighbor (END)
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • Impossible
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Raden
  • ALTAZORA (Complete)
  • Together Towards Our dream

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines