Dia Ikhsan

Dia Ikhsan

  • WpView
    MGA BUMASA 23
  • WpVote
    Mga Boto 12
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Mar 15, 2023
ini kisah aku yang terlalu berkenang Saat kamu sendiri pulanglah kepada pelukku aku akan selalu menampungmu. kamu adalah kisah yang paling unik dari hidupku, saat bertemu kamu aku selalu merasa tenang dan damai segala masalah yang ada didalam hidupku terasa hilang sejenak saat melihatmu, tanpa henti aku memikirkanmu, terkadang aku juga berfikir ini sangat lucu bukan? Kita memang tidak bisa menyatu dan kita memang tidak pernah bersama tetapi kenapa rasa ini nyata. hatiku retak sebagaimana rumah yang mempunyai gelas jatuh dan terbetebaran kaca dimana² bahkan siapa yang masuk kedalam sana akan terluka entah berapa banyak laki laki yang aku lukai karna dirumah itu hanya ada kamu yang bisa masuk dan entah berapa banyak pula laki laki yang aku tolak dan aku hempaskan pintu masuknya ,pintunya aku tutup rapat No plagiat! No copy!
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Eliinaa
  • Kisah Sepihak
  • GRIZLEN {On Going}
  • JossGawin - Short Story
  • My Duchess / End
  • peluk yang ku rindu
  • Hide The Pieces (Slow Update)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Ayesha Transmigration
  • Halaman Hidupku
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman