GADIS DESA

GADIS DESA

  • WpView
    Reads 8,118
  • WpVote
    Votes 431
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 7, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Telah terjadi kecelakaan yang menimpa seorang CEO termuda dan terkaya dari Bangkook.Ketika dirinya sadar,dia berada di dalam rumah sederhana yang begitu rapi dan sepi.Ia bangun dari tidurnya,merenggangkan otot ototnya yang sedikit kaku lalu berjalan menuju sebuah pintu sebelum suara seseorang wanita menghentinkan langkahya "Tuan mau kemana? tuan masih sakit dan harus istirahat sebentar!"wanita itu menghampiri sosok laki laki yang masih berdiri di ambang pintu "Berapa lama saya disini?"suara dingin dan datar laki laki itu membuat wanita didepannya gemetar "Empat hari tuan"jawab wanita itu dengan wajah menunduk "Trima kasih dan aku harus pergi" "Tapi tuan belum sembuh" "Jangan mencoba menghalangiku untuk pulang ke rumahku!"laki laki itu membalikan badanya,menatap kedua engsel coklat wanita yang ada di depanya "Maaf! aku tidak bermaksud menghalangi tuan untuk pulang tapi tuan masih sa-" "Berhentilah mengonceh adik manis! pergilah bermain bersama teman temanmu dan aku mau pulang!" Keduanya terus berdebat sehingga suara riuh warga kampung yang berada di depan rumah sederhana itu menghentikan perdebatan keduanya ❤jafirst 1998❤
All Rights Reserved
#41
leofiat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • As Possible
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • LOVE BETWEEN WARSZ

Masa tahun akhir masih berkisah seputar itu saja. Ify harus segera merampungkan masa studi nya dan beranjak dari kampung halamannya. Ia malas mendengar ocehan sanak saudaranya yang terus saja bergunjing tidak jelas. Ia memang, dia suka dirumah. Jarang keluar dan itu sudah terjadi sejak ia menginjakkan kaki di tempat ini. Bersosialisasi pun bisa dibilang sering tidak sering. Ia tak ingin merepotkan diri dengan cokolan tak berfaedah. "Kalau harus memilih, gue lebih pilih gak tinggal disini. Demi Tuhan!". "Kenapa sih Fy? Rumah itu kan punya mama lo". Iya Ify membenarkan hal tersebut. "Gak suka gue! Keluarga gue itu kebanyakan gibah nya! Hal gak penting aja diomongin. Malesin banget!". Di seberang sana teman satu PL nya terkekeh. Ia pernah mendengar cerita ini sebelum nya. "Trus lo mau nya kemana?". "Jauh dari sini deh! Ikut suami aja. Tapi gak dirumah mertua juga kali!". Kali ini Via terbahak. Rumah mertua memang momok yang menakutkan. Begitulah, Ify harus memilih berjalan dengan masa lalu yang masih terngiang di kepala nya atau berjalan angkuh dengan masa depan yang belum tau akan seperti apa menurutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines