We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MAJNUN
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 2, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
" maaf moza, aku laki-laki pinplan. aku tidak bisa memilih hati mana dan hati siapa. aku tidak bisa mencegah ruza mengisi sebagian hati ku, namun di sisi lain aku terlalu takut kehilanganmu" Ali_ " enggak Li, bukan kamu yang salah. aku yang salah ! aku salah menempati hati yang sudah di miliki" moza_ " aku seperti musafir yang kehausan dan kamu sebuah sumur di tengah lautan pasir tandus Li" moza_ "Anna uhibukafillah Li, kini aku tahu aku bukan rusuk yang engkau cari" moza_ " level tertinggi dalam mencintai yaitu pergi. jangan salah kan dirimu atas pergi ku, ini hanya permainan takdir yang mengharuskan ku untuk menjaga milik orang lain" " Ali kamu indah,sangat indah. bahkan saking indahnya aku tak bisa membuat mu menjadi milik ku" moza_
All Rights Reserved
#763
segitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RANNA
  • Time Release
  • DEAF TO BLIND
  • STUCK
  • Meeting First Love
  • Hidden love At School
  • Be Mine [Terbit]
  • Laila Azzahra [ON GOING]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • lengkara
RANNA

Tidak semua hal yang berawal indah berakhir dengan indah. Tidak semua hal yang manis akan selamanya manis. Tidak semua hal yang selalu ada akan tetap begitu, apakah kamu juga begitu? Tidak semua kisah cinta di penuhi dengan cinta. Tidak semua ketulusan di balas dengan semestinya. Tidak semua orang mengerti itu, apakah itu kamu? Inilah kisahnya, Ketulusannya di ambil dari keikhlasannya. Cintanya di ambil dari pembuktiannya. Apapun akhir kisahnya nanti, setidaknya kita pernah berada dalam alur yang sama meski dalam peran yang berbeda. Akkhirnya, perjalanan panjang ini sudah menemukan tujuannya. Meski pada akhirnya, kita tiba di pelabuhan yang berbeda. Sepertinya, ada yang salah dalam perjalanan kita kemarin. Bukan kita, lebih tepatnya aku dan kamu. Aku yang pernah mencintaimu sampai sehabis-habisnya, dan kamu yang menghabiskan cintaku sampai hilang tak bersisa. Terimakasih pernah menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan ini. Aku akan mengenangmu sebagai orang yang pernah sangat aku cintai. Aku akan mengingat segalanya tanpa ada yang terlewatkan, bahkan sampai semua itu bosan untuk hinggap di ingatanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines