Tumbuh bersama luka

Tumbuh bersama luka

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 29, 2023
Ini tentang gadis kecil dengan sejuta luka yang selalu saja di tutupi dengan senyuman indah nan cerah yang tercetak di wajahnya. Luka yang tak pernah ia tunjukan pada dunia, luka yang tak pernah ia lihat kan pada satu manusia manapun. Arasha Mahreen Ramadhani itu lah namanya, panggil saja dia Acha. Ya, Acha si gadis sederhana yang berparas Indah. sama seperti namanya, indah dengan seribu makna. Tak banyak yang tau mengenai Acha, karena dia adalah anak yang begitu tertutup. Anak yang enggan untuk menatap berlebihan akan dunia ini, karena ia sudah tau pasti bahwa dunia ini tak selamanya akan sesuai dengan ekspektasi yang telah ia letakkan nantinya. Mari bercengkrama sejenak bersama Acha, menjelajahi setiap langkah yang ia ambil dan tumbuh bersama luka yang ia miliki hingga nanti sampai pada titik akhir dari semua jalan yang telah ia tempuh.
All Rights Reserved
#351
acha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Askara Bradipta
  • ARAKHA
  • one day later(End)
  • Vericha Aflyn ✔️
  • TAKLUK
  • Surat Cinta Untuk Aisya
  • Arez Arkhansyah ||• Behind The Smile
  • About Azkara

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines