HUJAN (END)

HUJAN (END)

  • WpView
    Reads 1,695
  • WpVote
    Votes 834
  • WpPart
    Parts 81
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 22, 2023
~Kak jangan melangkah terlalu jauh, aku gak bisa menyamakan langkah kaki ku denganmu, kamu terlalu sulit untuk dijangkau kak~ ~Berhenti untuk menyamakan langkah kaki mu dengan kaki ku, Cayara!!!" "Kak Iky sebenarnya mengenalmu itu bukan keinginanku, dan menjadi temanmu bukanlah tujuanku" ujar Caya dengan mata sendu "seiring waktu kita akan banyak kehilangan dan kedatangan seseorang caya. mengenalmu juga bukanlah pilihanku tapi waktu lebih tau dengan apa yang ia lakukan dan tentukan" Balas Risky "bener kak, jika seseorang ada yang bertanya apa hadiah terindah ditahun ini, maka hadiah terindahnya adalah menjadi temanmu" jawab caya "kau bilang mengenalku bukan keinginanmu dan menjadi temanku bukanlah tujuanmu, lantas kenapa kau bahagia cay? bingung Rizky "kak iky menjadi temanmu memanglah bukan pilihanku, tapi itu adalah pilihan tuhan. Lantas adakah yang lebih membahagiakan dari pilihan Tuhan?" ucap Caya "Jika kita tak ditakdirkan untuk menjadi sepasang kekasih tidak apa-apa kak. Tapi lihatlah sekarang Tuhan menakdirkan kita untuk menjadi teman" Ujar caya
All Rights Reserved
#289
hanya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Di antara dua sujud
  • FEARLESS || JAYISA
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Disguise... [END]
  • save me
  • KIARA [END]

Dear... Nadin(Bidadariku) "sungguh ironis padahal ramai kota ini, rindu yang menjelma menjadi fatamorgana. terbayang manis senyummu yang jauh di sana... Jika siang tak kau dapati mentari cerah, sebab awan mendung jadi penghalang. Jika malam ini tak kau dapati terang nya rembulan malam, sebab dirimu tak ada di sampingku... Ini adalah surat terakhir yang kan kau dapati, tak ada lagi surat yang akan menghampiri, sebab dirimu telah termiliki... walau pun begitu, aku tetap mencintai mu, mengagumi mu, di dalam diamku, karena di hati dan di mataku cuma ada kamu, wahai bidadariku... maaf aku tak berani memperlihatkan diri, karena diriku bukan lah lelaki sejati, yang berani mengungkap diri demi wanita yang di cintai... aku hanyalah manusia yang lemah yang ingin di cintai, bukan dari pandangan atas sampai bawah, tapi dari hati ke hati... Do'a ku untuk mu semoga pilihanmu adalah pilihan terbaik untukmu, jangan fikirkan aku, berbahagialah dengannya. From. *Anonymously* (Nadin membaca surat tersebut, hingga meneteskan air mata, dan bertanya-tanya, siapa kah lelaki ini) "Kadang Cinta tak harus memiliki, apa yang kita inginkan Belum tentu harus kita dapatkan, cinta dalam diam lah yang menjadi pilihanku, bukan tak mau tuk mengungkapkan, tapi sudah tidak ada kesempatan tuk diungkapkan, karena dia sudah termiliki. Ya sudahlah semoga rasa sakit dan rindu ini menjadi suatu kenikmatan yang kurasakan. Mungkin, sampai detik ini kamu pasti masih bertanya-tanya siapa lelaki yang mengirimkan surat kepadamu, siapa "anonymously" itu,yang menuliskan kata-kata syair bersajak yang menggambarkan keindahan dirimu,memberikan semangat di dalam setiap awal hari mu, tapi tenanglah kamu tidak akan menemukannya, walaupun aku berkata jujur kepadamu percuma saja kamu tak akan percaya, dan itu tak akan merubah keadaan. ( isi fikiran Reza yang sedang berdiri menghadap pantai, dan menatap langit senja) Bagaimana kisah cinta reza si anonymously? cekidot... 😁😁😁😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines